Pantau Flash
Indonesia Pimpin Klasemen ASEAN School Games 2019
Marc Klok: Saya Jamin PSM Juara Piala Indonesia 2018-2019
Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp100.000 per Kilogram
Satu Anggota YONIF 755 Tertembak dalam Kontak Senjata di Nduga
Kevin/Marcus Tantang Hendra/Ahsan di Final Indonesia Open 2019

Stasiun Televisi Jepang Batalkan Penampilan BTS, Ini Alasannya

Stasiun Televisi Jepang Batalkan Penampilan BTS, Ini Alasannya Boyband asal Korea Selatan BTS. (Foto: Reuters/Steve Marcus)

Pantau.com - Sebuah stasiun televisi Jepang telah membatalkan pertunjukan boyband asal Korea Selatan yang populer, yakni BTS. Acara tersebut telah dibatalkan lantaran salah seorang anggota boyband tersebut mengenakan baju dengan gambar bom atom.

BTS dikabarkan akan tampil dalam TV Asahi pada Jumat (9/11/2018), tetapi stasiun televisi tiba-tiba membatalkan acara tersebut setelah foto Jimin yang mengenakan baju bergambar bom atom tersebar luas.

Atasan berwarna putih menampilkan kalimat "Patriotism Ourhistory Liberation Korea" dengan huruf kapital. Terdapat gambar ledakan bom atom, dan orang Korea yang merayakan pembebasan.

"Penampilan BTS yang dijadwalkan tampil pukul 09.00 telah dibatalkan. Baju yang dikenakan salah satu anggota grup itu menjadi berita yang kontroversial," kata TV Asahi dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Menyeramkan, Aksi Bunuh Diri Anak Muda Jepang Capai Angka Tertinggi Sejak 30 tahun Silam

BTS mengeluarkan pernyataan mengenai hal tersebut, namun tidak memberikan rincian tentang penyebab pertunjukan mereka ditangguhkan.

"Kami meminta maaf telah mengecewakan penggemar yang menantikan acara tersebut. BTS akan melanjutkan upaya mereka untuk bertemu dengan para fans lewat panggung dan melalui musik," ucap BTS dalam laman mereka, seperti dikutip AFP, Jumat (9/11/2018).

Anggota BTS Jimin, sebelumnya pernah dilaporkan mengenakan kaus tersebut pada 15 Agustus, ketika Korea merayakan berakhirnya pendudukan Jepang pada 1945.

Hubungan Korea Selatan dengan Jepang terus memburuk karena perselisihan pahit sejarah keram penjajahan Jepang pada tahun 1910 hingga 1945 di semenanjung tersebut.

Baca juga: PM Jepang Ungkap Keinginan Tingkatkan Hubungan dengan Turki

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: