Forgot Password Register

Headlines

Transaksi Digital Kian Tinggi, Siap 'Say Goodbye' ke Bank?

Transaksi Digital Kian Tinggi, Siap 'Say Goodbye' ke Bank? Partner McKinsey Indonesia Guillaume de Gantes (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - McKinsey & Company telah menunjukkan bahwa perbankan digital terus tumbuh pesat di Indonesia. Pihaknya bahkan menilai peetumbuhan ini akan menjadi semakin penting dalam membangun loyalitas dan menghasilkan pertumbuhan bagi lembaga keuangan.

"Indonesia adalah negara digitalisasi tercepat di dunia. Jika kita melihat digitalisasi sedang berlangsung di Cina dan Brasil, inilah yang tercepat dalam layanan keuangan," ujar Partner McKinsey Indonesia, Guillaume de Gantes dalam jumpa pers yang digelar di Wisma GKBI, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Pihaknya mencatat penggunaan internet banking atau m-banking dalam penetrasi perbankan di Indonesia meningkat 1,7 kali sejak tahun 2014 hingga 2017 yakni sebesar 21 persen menjadi 35 persen lebih tinggi dari negara maju di Asia sebesar 1,0 kali dari 94 ke 97 persen  dan negara berkembang di Asia sebesar 1,5 dari 21 ke 32 persen. 

"Cara konsumsi orang digital benar-benar berubah. Itu tentang masuk ke ekspansi baru tapi sekarang hanya tentang pendalaman. Orang Indonesia, misalnya, dulunya memiliki setidaknya 2-3 produk. Sekarang tentang menggunakan satu produk lebih dalam," ungkapnya.

Baca juga: Kabar Gembira, Pertamina Temukan Cadangan Minyak di Sumur Benewangi

Sementara untuk penggunaan smartphone untuk digital banking di Indonesia meningkat 1,7 kali sejak tahun 2014 hingga tahun 2017 atau sebesar 33 persen ke 57 persen, lebih tinggi dari rerata negara maju di Asia yang meningkat 1,2 kali dari 66 ke 78 persen dan negara berkembang di Asia meningkat 1,5 kali dari 33 ke 49 persen. 

"Pelanggan digital adalah pelanggan terbaik di Indonesia. Mereka yang paling setia dan menguntungkan. Jika anda melihat jumlah pengguna digital dibandingkan dengan pengguna non digital, jumlahnya dua kali lipat," katanya. 

"Kami pikir kami akan memiliki lebih banyak ponsel pintar daripada rekening bank di Indonesia," imbuhnya.

Baca juga: Yang Baru Lulus, Buruan... PLN Buka Lowongan Kerja Nih

Jadi total pertumbuhan penetrasi perbankan baik melalui smartphone ataupun personal computer (PC) di Indonesia  sejak tahun 2014 hingga 2017 sebesar 1,6 kali dari 36 persen menjadi 58 persen.

Angka tersebut juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan dari rerata negara maju di Asia yang meningkat 1,1 kali dari 94 ke 97 persen dan negara berkembang di Asia meningkat 1,5 kali dari 36 ke 52 persen.

"Dorongan digitalisasi yang kuat oleh bank-bank Indonesia telah mendorong permintaan, dengan upaya bank untuk mendorong pelanggan dan menjelaskan perbankan online yang diberikan, sebagai alasan yang paling sering dikutip untuk mencoba saluran digital," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More