Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Investasi China dengan Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Investasi China dengan Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-China di Jakarta (sumber: ANTARA/Kuntum Riswan)

Pantau - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmen Indonesia menjaga politik luar negeri bebas aktif sembari mendorong masuknya investasi baru dari China.

Indonesia Sambut Investasi dengan Prinsip Bebas Aktif

Dalam perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-China di Jakarta, Senin, Maruarar Sirait atau Ara menekankan keterbukaan Indonesia terhadap kerja sama ekonomi.

" Kami berlandaskan politik luar negeri yang bebas aktif, jadi siapa yang bisa, mau dan konkrit untuk investasi, bekerja sama dengan negara kami, tentunya kami sambut dengan positif," ungkap Ara.

Ia menegaskan bahwa sikap itu selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang berprinsip "satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit."

Menurut Ara, Indonesia terbuka terhadap semua negara yang ingin mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui investasi.

Ara juga mengutip amanat Presiden Prabowo dengan perumpamaan kucing.

"Dia (Prabowo) selalu mengajarkan kami di kabinet, tidak penting kucingnya hitam atau putih, yang penting bisa juga menangkap tikus, jadi efektif," ucapnya.

Hubungan Erat Indonesia-China di Era Prabowo

Maruarar menegaskan bahwa Indonesia tetap menjaga kemitraan strategis dengan China, yang sudah terjalin selama 75 tahun.

Hal itu terbukti dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke China sebagai negara pertama setelah dirinya resmi dilantik.

"Buktinya beliau waktu menjadi presiden terpilih, pertama beliau datang ke China itu jelas. Dan juga saya tau persis karena dulu saya bagian dari KIKT (Kadin Indonesia Komite Tiongkok) sebagai pengusaha, saya tau persis bagaimana peningkatan investasi daripada China kepada Indonesia itu meningkat sekali dari tahun ke tahun," tambahnya.

Berdasarkan data Januari–Mei 2025, volume perdagangan bilateral Indonesia-China mencapai 62,96 miliar dolar AS atau meningkat 11 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR RI pada 15 Agustus lalu, Presiden Prabowo menegaskan sikap Indonesia sebagai negara non-blok.

" Kami tetap dalam garis non-blok, garis non-aligned. Kami tidak akan berpihak kepada blok manapun. Ini kami sampaikan di mana-mana, bebas aktif, kita ingin damai dengan semua orang," kata Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa Indonesia berkomitmen menghindari konflik global.

" Kita tidak mau perang. Kita harus hindari perang karena itu politik luar negeri yang saya jalankan dan saya umumkan adalah politik seribu kawan terlalu sedikit satu lawan terlalu banyak," ucapnya.

Penulis :
Arian Mesa