
Pantau - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menegaskan bahwa aset minyak milik perusahaan di Venezuela tidak terdampak oleh serangan Amerika Serikat yang memicu perkembangan situasi keamanan di negara tersebut.
Penegasan itu disampaikan PIEP menyusul meningkatnya perhatian terhadap kondisi aset dan keselamatan pekerja perusahaan migas asing di Venezuela.
Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhani menyampaikan berdasarkan pemantauan terkini tidak terdapat gangguan terhadap aset maupun personel perusahaan.
“Sehubungan dengan perkembangan situasi terkini, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap aset dan staf M&P di Venezuela,” kata Dhaneswari Retnowardhani.
Pernyataan tersebut diterima di Jakarta pada Senin, 5 Januari 2026.
PIEP diketahui menguasai 71,09 persen saham perusahaan minyak dan gas asal Prancis Maurel & Prom yang memiliki aset operasi di Venezuela.
Sebagai langkah antisipasi, PIEP terus melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Caracas untuk memastikan keselamatan seluruh pekerja Indonesia.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja sekaligus memastikan operasional tetap berjalan normal.
PIEP secara aktif mengakuisisi dan mengelola lapangan minyak dan gas di berbagai negara guna mendukung kebutuhan energi domestik dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Hingga saat ini, Pertamina tercatat memiliki aset minyak dan gas di 11 negara, yakni Aljazair, Malaysia, Irak, Prancis, Italia, Tanzania, Gabon, Nigeria, Kolombia, Angola, dan Venezuela.
- Penulis :
- Aditya Yohan








