Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Harga Bawang dan Cabai Turun, Daging Sapi Naik di Akhir Januari 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Harga Bawang dan Cabai Turun, Daging Sapi Naik di Akhir Januari 2026
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Minyak goreng merek Minyakita dijual pedagang Pasar Tebet, Jakarta. ANTARA/Harianto.)

Pantau - Sejumlah harga komoditas pangan seperti bawang merah, bawang putih bonggol, cabai merah keriting, dan cabai rawit merah mengalami penurunan pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026.

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 09.49 WIB di Jakarta, harga rata-rata nasional bawang merah tercatat Rp38.778 per kg, turun Rp1.907 dibandingkan hari sebelumnya.

Harga bawang putih bonggol turun menjadi Rp37.730 per kg.

Cabai merah keriting dihargai Rp34.660 per kg, sedangkan cabai merah besar Rp33.869 per kg.

Cabai rawit merah juga turun menjadi Rp53.430 per kg.

Komoditas Lain Alami Penurunan Harga

Komoditas lain yang turut mengalami penurunan adalah daging ayam ras, yang kini dihargai Rp38.610 per kg, dan telur ayam ras Rp29.916 per kg.

Harga beras rata-rata nasional tercatat sebagai berikut:

  • Beras premium: Rp15.446 per kg
  • Beras medium: Rp13.263 per kg
  • Beras SPHP: Rp12.441 per kg

Harga minyak goreng juga stabil, dengan rincian:

  • Minyak goreng curah: Rp17.443 per liter
  • Minyak goreng kemasan: Rp20.888 per liter
  • MinyaKita: Rp17.386 per liter

Untuk produk perikanan, harga tercatat sebagai berikut:

  • Ikan kembung: Rp44.429 per kg
  • Ikan tongkol: Rp36.273 per kg
  • Ikan bandeng: Rp36.047 per kg

Namun, daging sapi murni mengalami kenaikan harga menjadi Rp136.800 per kg.

Harga Bahan Pokok Lain Relatif Stabil

Sementara itu, harga bahan pokok lain seperti gula konsumsi berada di angka Rp18.090 per kg.

Tepung terigu kemasan dijual dengan harga Rp12.640 per kg, dan tepung terigu curah Rp9.530 per kg.

Pergerakan harga ini menjadi indikator penting menjelang bulan-bulan strategis yang biasanya memengaruhi daya beli masyarakat dan stabilitas pasokan nasional.

 

Penulis :
Ahmad Yusuf