
Pantau - Padi organik varietas PS-08 hasil persilangan sejumlah galur unggulan berhasil dikembangkan di Provinsi Banten dengan panen perdana di lahan seluas 753 hektare di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis (12/2/2026).
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan PS-08 merupakan padi organik kategori bibit unggul yang baru pertama kali ditanam sebagai percontohan di Banten.
Agus menyampaikan pengembangan PS-08 dilakukan bersama Yayasan Bhakti Bela Negara yang menargetkan varietas tersebut menjadi salah satu varietas unggulan nasional.
"Hasil pembicaraan antara Dinas Pertanian Provinsi Banten dengan Yayasan Bakti Bela Negara, jenis ini akan dikembangkan lebih luas. Tapi secara teknis juga, akan segera didaftarkan galur varietas PS-08 untuk diproses menjadi sertifikasi benih unggul nasional," ungkap Agus.
Agus menyebut program PS-08 menjadi bagian upaya memperkuat posisi Banten sebagai salah satu lumbung padi nasional seiring dukungan pemerintah pusat untuk perluasan areal tanam dan peningkatan produktivitas.
Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Adjie menjelaskan Banten dipilih karena ketersediaan lahan pertanian masih potensial di tengah alih fungsi lahan yang terjadi di sejumlah daerah lain.
Seno menyebut Pemerintah Kabupaten Pandeglang siap menyediakan lahan hingga 50.000 hektare yang akan dikerjakan bertahap, dengan tahap awal 3.000 hektare dan penanaman perdana sudah dilakukan di lahan 753 hektare.
“Keunggulan padi varietas PS-08 ini tahan cuaca, tahan hama dan produksi per hektarnya bisa lebih dari 10 ton,” kata Seno.
Yayasan juga menyiapkan jaringan konsumen tetap agar hasil panen petani cepat terserap pasar.
"Karena petani menginginkan agar hasil panen cepat terserap," ujar Seno.
Pengembangan PS-08 diharapkan meningkatkan produktivitas, memperkuat sistem pertanian organik berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







