Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Bulog Tawarkan Beras Haji Nusantara ke Importir Arab Saudi, Target Ekspor 2.280 Ton Februari 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bulog Tawarkan Beras Haji Nusantara ke Importir Arab Saudi, Target Ekspor 2.280 Ton Februari 2026
Foto: (Sumber: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal menghadiri Bridging Supply and Service: Business Matching for Indonesian F&B Distributors and Hajj Catering Providers yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi. ANTARA/HO-Tim Media Presiden..)

Pantau - Perum Bulog mulai membidik peluang ekspor beras premium ke Arab Saudi dengan menawarkan produk Beras Haji Nusantara kepada para importir setempat dalam kegiatan yang digelar Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 14.14 WIB.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar pangan Indonesia untuk kebutuhan jamaah haji dan umrah.

Penawaran dilakukan dalam kegiatan Bridging Supply and Service: Business Matching for Indonesian F&B Distributors and Hajj Catering Providers yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, "Setelah pemaparan dan uji cita rasa bersama para importir, respons yang kami terima sangat baik dan cukup menarik minat mereka," terkait hasil pertemuan tersebut.

Para importir mencicipi langsung nasi yang dimasak dari beras Indonesia dan membandingkannya dengan produk dari negara lain.

Hasil uji cita rasa menunjukkan Beras Haji Nusantara mendapat respons positif karena dinilai memiliki tekstur pulen, aroma yang baik, serta cita rasa yang sesuai dengan preferensi pasar Arab Saudi.

Ahmad menjelaskan bahwa Beras Haji Nusantara merupakan beras super premium yang diproduksi dari gabah segar hasil panen petani Indonesia.

Beras tersebut diproses menggunakan mesin penggilingan modern dengan standar mutu tinggi.

Kualitas beras dijaga melalui kadar air yang terkontrol, tingkat pecahan rendah, serta telah melalui uji laboratorium dan memenuhi standar ekspor.

Bulog optimistis importir di Makkah, Madinah, dan Jeddah dapat menyerap beras Bulog dalam jumlah signifikan.

"Ini merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kami apabila Beras Haji Nusantara dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji. Harapan kami, langkah ini menjadi berkah bagi bangsa Indonesia sekaligus memperkuat posisi produk pangan nasional di pasar internasional," ujar Ahmad.

Penjajakan pasar ini sejalan dengan target pemerintah untuk memulai ekspor beras premium ke Arab Saudi.

Dalam Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan pekan sebelumnya, pemerintah menetapkan rencana pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium pada minggu ketiga Februari 2026.

Pengiriman tahap awal tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji tahun ini sekaligus menjadi awal Indonesia memasuki rantai pasok pangan sektor haji dan umrah di Arab Saudi.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf