
Pantau - Perum Bulog menegaskan kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 3,4 juta ton dalam kondisi aman dan cukup untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional 2026 mulai dari Imlek, Nyepi, Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kesiapan tersebut juga didukung ketersediaan minyak goreng dan gula yang dinyatakan dalam kondisi mencukupi guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.
Bulog memperkuat sinergi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga ketahanan pangan selama periode permintaan meningkat.
Gerakan Pangan Murah Serentak
Bulog terlibat dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang dikoordinasikan Bapanas dan dilaksanakan di 1.218 lokasi di seluruh Indonesia.
Pelaksanaan GPM melibatkan seluruh kantor wilayah dan cabang Bulog bekerja sama dengan pemerintah pusat, 38 provinsi, serta 497 kabupaten dan kota.
Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan komitmen pemerintah menjaga harga pangan tetap stabil selama Ramadhan.
Stabilkan Harga Lewat SPHP
Program stabilisasi dilakukan melalui skema SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) guna menjaga harga tetap terjangkau dan mengendalikan inflasi pangan.
Bulog menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengelola cadangan pangan pemerintah, tetapi juga sebagai operator logistik pangan nasional yang aktif melakukan intervensi pasar demi menjaga stabilitas pasokan dan harga.
- Penulis :
- Gerry Eka








