Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Menkop Ajak Kospin Jasa Percepat Operasional 30 Ribu Kopdes Merah Putih

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Menkop Ajak Kospin Jasa Percepat Operasional 30 Ribu Kopdes Merah Putih
Foto: (Sumber: Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono berbicara dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kospin Jasa ke-52 di Yogyakarta, Sabtu (14/02/2026). ANTARA/HO-Kemenkop.)

Pantau - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak Kospin Jasa membantu mempercepat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam Rapat Anggota Tahunan ke-52 Kospin Jasa di Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026).

Ferry menyebut Kospin Jasa akan berperan sebagai pusat distribusi dan offtaker guna memastikan produk desa terserap pasar melalui jaringan Kopdes Merah Putih.

"Tidak boleh ada lagi produk rakyat yang tidak terserap pasar. Kospin Jasa bisa mengambil peran di sini," tegasnya.

Kinerja Kospin Jasa pada 2025 mencatat aset meningkat menjadi Rp7,33 triliun dari target Rp7,31 triliun serta modal sendiri mencapai Rp2,03 triliun melampaui target Rp1,90 triliun.

Simpanan dan tabungan anggota tercatat Rp5,06 triliun dengan Sisa Hasil Usaha sebesar Rp39,10 miliar.

"Kalau dilihat dari angka-angkanya menunjukkan bahwa Kospin Jasa ini memang menjadi kebanggaan kita semua karena di tengah situasi yang sulit namun tetap tumbuh dan solid," ujarnya.

Ferry menilai capaian tersebut membuktikan koperasi mampu membangun fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan serta optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional 2026 sebesar 5,4 persen dapat dicapai melalui peran koperasi.

Program strategis nasional Kopdes/Kel Merah Putih didorong Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan pusat ekonomi desa.

Saat ini sekitar 30 ribu unit Kopdes/Kel Merah Putih masih dalam tahap pembangunan aset fisik seperti gerai dan gudang dengan target mulai beroperasi pada April 2026.

"Bayangkan dengan selesainya pembangunan 30 ribuan Kopdes Merah Putih selesai maka akan ada 30 ribuan ritel berdiri dan beroperasi di desa sekaligus. Ini akan memicu perputaran uang yang luar biasa besar di desa," kata Ferry.

Ia menekankan koperasi harus tampil ramah, modern, dan dekat dengan gaya hidup generasi muda.

"Koperasi harus tampil ramah, modern, dan dekat dengan gaya hidup generasi muda," ujarnya.

Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arslan Djunaid menyatakan pihaknya membangun percontohan 125 unit Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi di Jawa Tengah dan telah berkomunikasi dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir.

"Kita sudah bicara dengan Direktur Utama LPDB agar Kospin Jasa dan koperasi lain untuk ikut menyukseskan program Kopdes karena tujuannya sangat baik yaitu untuk membangkitkan ekonomi yang dimulai dari desa," kata Andy.

Penulis :
Gerry Eka