
Pantau - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menggandeng 10 bank umum untuk membuka layanan terpadu penukaran uang baru guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.
Kepala BI Banten Ameriza M Moesa di Serang, Banten, Senin, menyatakan sinergi dengan perbankan tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan akses bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang pecahan.
"Untuk kegiatan penukaran, seperti tahun lalu kita menyediakan layanan kas keliling, kemudian layanan melalui loket perbankan, dan yang ketiga ada layanan terpadu. Untuk layanan terpadu ini kita bareng-bareng bekerja sama dengan 10 bank," kata Ameriza.
Ia menjelaskan layanan penukaran uang yang disediakan terdiri atas tiga jenis, yakni layanan kas keliling, layanan melalui loket perbankan, dan layanan terpadu.
Layanan terpadu tersebut akan disebar di tiga titik utama, dengan salah satu lokasi dipusatkan di kawasan KP3B atau Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten.
Secara keseluruhan, BI Banten menyiapkan puluhan titik layanan untuk memfasilitasi penukaran uang bagi warga di wilayah tersebut.
Rinciannya meliputi sembilan titik layanan kas keliling, 57 titik layanan di loket perbankan, serta tiga titik layanan terpadu yang bekerja sama dengan 10 bank umum.
Program SERAMBI 2026 Resmi Digelar
Kegiatan penukaran uang ini merupakan bagian dari rangkaian program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri atau SERAMBI 2026.
Program SERAMBI 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026.
Peluncuran khusus program SERAMBI 2026 untuk wilayah Banten akan dilaksanakan pada 19 Februari 2026.
Ameriza menambahkan, "Bagi masyarakat yang ingin mengetahui detail lokasi penukarannya, seperti di Tangerang di mana, di Lebak di mana, teman-teman bisa langsung membuka dan mengeceknya di situs pintar.bi.go.id," tambahnya.
BI Banten Siapkan Rp3,2 Triliun Uang Tunai
Untuk mendukung kelancaran layanan penukaran, BI Banten menyiapkan persediaan uang tunai sebesar Rp3,2 triliun.
Dari total Rp3,2 triliun tersebut, sebesar Rp2,78 triliun dialokasikan untuk uang pecahan besar.
Sementara itu, sebesar Rp420 miliar disiapkan untuk memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.
- Penulis :
- Shila Glorya







