Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Ahli Gizi Rita Ramayulis Tegaskan Kebutuhan Serat Saat Puasa Bisa Dipenuhi dari Makanan Sehari-hari

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ahli Gizi Rita Ramayulis Tegaskan Kebutuhan Serat Saat Puasa Bisa Dipenuhi dari Makanan Sehari-hari
Foto: (Sumber: Ilustrasi hidangan salad sayuran untuk memenuhi asupan serat selama berpuasa Ramadhan. /Antara/Pixabay.)

Pantau - Ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menyatakan kebutuhan serat harian selama puasa Ramadhan pada dasarnya dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari tanpa harus selalu mengandalkan suplemen.

Menurut dosen Universitas Faletehan tersebut, kunci utama pemenuhan serat terletak pada pola makan yang seimbang dan kaya sumber nabati saat sahur dan berbuka.

Rita menjelaskan bahwa serat tidak hanya berasal dari sayur dan buah, tetapi juga dari protein nabati seperti kacang-kacangan dan olahannya serta umbi-umbian yang menjadi sumber karbohidrat tinggi serat.

Ia juga menyebutkan makanan pokok tertentu yang tidak melalui proses pengolahan berlebihan dapat menjadi sumber serat tambahan.

Menu sahur dan berbuka dianjurkan tidak hanya didominasi karbohidrat sederhana dan lauk hewani, melainkan dilengkapi sayuran, buah-buahan, serta protein nabati.

Kombinasi tersebut dinilai membantu menjaga fungsi pencernaan tetap stabil meski frekuensi makan berkurang selama Ramadhan.

Rita yang juga konsultan gizi di Rumah Sakit Royal Progress menambahkan suplemen serat dapat dipertimbangkan dalam kondisi tertentu seperti munculnya keluhan sembelit yang mengganggu.

Namun ia menegaskan suplemen bukan pilihan utama selama kebutuhan serat masih dapat dipenuhi dari makanan utuh yang beragam dan seimbang.

Penulis :
Aditya Yohan