
Pantau - PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo yang merupakan subholding dari PTPN III Persero mencatat peningkatan efektivitas pengelolaan aset sepanjang 2025 dengan realisasi Return on Asset ROA mencapai 7,9 persen, melampaui target awal sebesar 4,9 persen.
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menyampaikan bahwa penguatan ROA tersebut mencerminkan peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional yang dijalankan perusahaan secara konsisten.
Ia menyatakan, “Bila dibandingkan dengan tahun 2024 yang berada di level 5,3 persen, ROA kita mengalami pertumbuhan sekitar 49 persen. Tren kenaikan ini konsisten sejak 2023.”
Dalam tiga tahun terakhir, indikator profitabilitas aset perseroan meningkat lebih dari dua kali lipat seiring transformasi operasional yang dilakukan di seluruh lini bisnis perusahaan.
Produktivitas Hulu dan Hilir Meningkat
Peningkatan kinerja tersebut didorong oleh penguatan produktivitas sektor hulu dan hilir yang menjadi tulang punggung bisnis perseroan.
Dari sisi hulu, produktivitas Tandan Buah Segar TBS mencapai 20,63 ton per hektare atau tumbuh 3 persen secara tahunan dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara dari sisi pengolahan atau hilir, produktivitas Crude Palm Oil CPO tercatat sebesar 4,70 ton per hektare atau meningkat 9 persen dibandingkan tahun lalu.
Ia menegaskan, “Fokus kami berpusat pada peningkatan produktivitas, efisiensi yang tepat, dan optimalisasi aset yang dijalankan secara konsisten.”
Digitalisasi dan Modernisasi Dorong Efisiensi
Penguatan kinerja operasional juga ditopang oleh modernisasi pabrik, peningkatan rendemen minyak sawit, serta digitalisasi proses bisnis guna memperkuat pengawasan dan pengambilan keputusan secara lebih presisi.
Ia menambahkan, “Kita menekan tingkat losses dan mendorong digitalisasi proses bisnis yang berorientasi pada efektivitas dan efisiensi.”
Perusahaan juga mencatat penguatan margin EBITDA di level 26,05 persen yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
Menurut Jatmiko, peningkatan ROA menunjukkan bahwa setiap aset yang dikelola perusahaan mampu memberikan nilai tambah yang lebih optimal bagi kinerja perseroan.
Perseroan akan terus memperkuat operational excellence guna memastikan kontribusi berkelanjutan terhadap ketahanan energi dan pangan nasional.
- Penulis :
- Shila Glorya







