
Pantau - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menghadirkan instrumen investasi berbentuk obligasi guna memperluas partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pembangunan nasional.
Instrumen investasi tersebut dirancang agar masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam ekosistem pendanaan pembangunan.
Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting untuk memperluas kapasitas pendanaan pembangunan.
"PT SMI memandang bahwa keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting untuk memperluas kapasitas pendanaan pembangunan. Dengan memperbesar ruang partisipasi masyarakat, pembangunan dapat berlangsung lebih inklusif dan berkelanjutan tanpa bergantung pada satu atau dua sumber pembiayaan saja," kata Reynaldi.
Ia menjelaskan penerbitan obligasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk melakukan diversifikasi sumber pendanaan.
Selama ini pendanaan PT SMI disebut masih didominasi oleh investor institusi dan korporasi.
Strategi Transformasi PT SMI
Reynaldi menegaskan inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi PT SMI menjadi Development Finance Institution yang lebih adaptif dan inklusif.
Ia menyebut PT SMI memiliki peran sebagai fiscal tool pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional.
"Sebagai fiscal tool pemerintah, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan nasional berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rencana peluncuran instrumen investasi ini merupakan langkah untuk memperluas partisipasi publik dan menghubungkan masyarakat secara langsung dengan agenda pembangunan nasional yang berorientasi jangka panjang," ujar dia.
PT SMI diketahui telah konsisten menjadi penerbit surat utang aktif di pasar domestik sejak pertama kali menerbitkan obligasi pada 2014.
Perusahaan tersebut juga telah menerbitkan berbagai instrumen pendanaan seperti Green Bond, Sustainability Bond, dan Sukuk Mudharabah.
Pada 2025 PT SMI juga menerbitkan zero-coupon bond pertama Perseroan.
Diversifikasi Sumber Pendanaan
Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI Aradita Priyanti menyatakan diversifikasi pendanaan akan menjadi fokus strategis perusahaan ke depan.
Ia menyebut PT SMI akan memperluas sumber pendanaan selain memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan dan pemerintah.
"Ke depan kami akan lebih memperluas sumber-sumber pendanaan Perseroan selain memperluas kerjasama dengan berbagai lembaga keuangan dan pemerintah, juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional," kata Aradita.
Aradita menyampaikan hingga 2025 total dana yang dihimpun melalui penerbitan surat utang dalam negeri telah mencapai lebih dari Rp50 triliun.
Ia menilai capaian tersebut mencerminkan posisi PT SMI sebagai salah satu emiten yang kredibel dan dipercaya oleh investor.
"Dengan portofolio pembiayaan yang menghasilkan multiplier effect besar terhadap perekonomian, kami berkomitmen memastikan setiap upaya pendanaan tetap relevan dan selaras dengan kebutuhan pembangunan," ujar dia.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan







