
Pantau - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong optimalisasi pemanfaatan energi baru terbarukan (renewable energy) guna memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyatakan pemanfaatan energi terbarukan masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan dalam bauran energi nasional.
Ia mengatakan, "Ini menjadi titik penting dan kita melihat ada sebenarnya satu segmen yang di dalam bauran energi tersebut masih bisa kita optimalkan lagi yaitu segmen renewable energy."
Laode menjelaskan bahwa target peningkatan energi terbarukan sebenarnya telah dicanangkan sejak dua dekade lalu, namun realisasinya hingga kini masih berada pada kisaran 15 hingga 16 persen.
Ia menambahkan, "Ini kalau bisa kita naikkan seperti yang sudah dicanangkan oleh Pak Menteri ESDM itu bioetanol naik, B40 jadi B50, ini nanti merupakan penguat-penguat kita karena belum tentu negara lain punya sumber daya alam (resources) seperti Indonesia."
Pemerintah mempercepat pemanfaatan energi baru dan terbarukan sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus menjaga ketahanan energi nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 gigawatt menjadi salah satu langkah utama dalam mendorong transisi energi nasional.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan PLTS berskala besar merupakan bagian dari upaya pemerintah memaksimalkan pemanfaatan sumber energi alternatif yang tersedia di dalam negeri.
Bahlil menambahkan bahwa optimalisasi energi baru terbarukan juga dilakukan melalui pengembangan berbagai sumber energi lain seperti panas bumi (geothermal) dan tenaga air.
Sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan percepatan pengembangan energi baru terbarukan diperlukan untuk memperkuat kemandirian energi nasional.
Presiden juga menugaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Transisi Energi guna mempercepat pemanfaatan energi bersih dan memperluas elektrifikasi berbasis energi terbarukan di Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan








