Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Mendag Pastikan Stok Bahan Pokok di Kudus Aman Jelang Lebaran 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Mendag Pastikan Stok Bahan Pokok di Kudus Aman Jelang Lebaran 2026
Foto: Menteri Perdagangan RI Budi Santoso didampingi Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris beserta jajaran, dan Pimwil Bulog Jateng Sri Muniyati saat peninjauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Kamis 12/3/2026 (sumber: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Pantau - Menteri Perdagangan RI Budi Santoso memastikan stok bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dalam kondisi aman dengan harga yang masih terkendali menjelang Idul Fitri 2026.

Pemerintah Pantau Harga Bahan Pokok

Budi Santoso menyampaikan pemerintah terus memantau perkembangan harga bahan pokok di berbagai daerah, termasuk di Kudus, melalui sistem pemantauan harga yang terintegrasi secara nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan usai melakukan peninjauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Kamis.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Kudus Samani Intakoris, serta Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniyati.

Budi Santoso menjelaskan kedatangannya ke Pasar Wergu merupakan bagian dari pengecekan harga bahan pokok di sejumlah daerah.

Ia mengatakan Kementerian Perdagangan memiliki aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang digunakan untuk memantau harga di seluruh Indonesia.

Sistem tersebut memantau sekitar 550 titik pasar yang tersebar di lebih dari 500 kabupaten dan kota di Indonesia.

Meski demikian, pemerintah tetap melakukan pengecekan langsung ke pasar untuk memastikan ketersediaan barang dan kondisi harga secara nyata di lapangan.

Ia menambahkan kehadiran pemerintah di pasar juga diharapkan memberikan dampak psikologis kepada pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan.

Harga Sejumlah Komoditas Masih Terkendali

Berdasarkan hasil pengecekan di pasar, sejumlah komoditas bahan pokok masih berada dalam kondisi harga yang terkendali.

Harga daging sapi tercatat berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram.

Harga ayam yang sebelumnya sempat berada di bawah harga eceran tertinggi kini sedikit berada di atas harga eceran tertinggi.

Harga telur ayam terpantau relatif stabil.

Untuk komoditas cabai, cabai rawit sempat mengalami kenaikan harga.

Harga cabai rawit yang sebelumnya sekitar Rp100 ribu per kilogram kini mulai turun menjadi sekitar Rp70 ribu per kilogram.

Harga cabai merah dan cabai hijau masih berada di bawah harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Harga beras dan minyak goreng juga terpantau dalam kondisi normal di pasar.

Pemerintah Jaga Stabilitas Harga

Pemerintah menegaskan akan terus menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok, terutama menjelang Lebaran.

Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.

Pemerintah juga ingin memastikan masyarakat dapat berbelanja sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemasok, serta distributor agar distribusi bahan pokok berjalan lancar.

Menteri Perdagangan juga meminta peran media untuk membantu menyampaikan informasi jika terjadi kenaikan harga yang signifikan di pasar.

Informasi tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat segera melakukan langkah intervensi pasar jika diperlukan.

Sistem pemantauan harga melalui aplikasi terintegrasi juga dapat diakses oleh pemerintah daerah seperti gubernur dan bupati.

Dengan sistem tersebut, pergerakan harga bahan pokok dapat dipantau setiap saat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan jika terjadi lonjakan harga.

Penulis :
Arian Mesa