Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Deretan Aplikasi Investasi Saham Populer di Indonesia pada 2026, Investor Diminta Perhatikan Legalitas

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Deretan Aplikasi Investasi Saham Populer di Indonesia pada 2026, Investor Diminta Perhatikan Legalitas
Foto: (Sumber : Ilustrasi - aplikasi saham.)

Pantau - Saham menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat Indonesia seiring perkembangan teknologi yang memungkinkan transaksi dilakukan dengan mudah melalui aplikasi di smartphone.

Kemudahan tersebut membuat berbagai aplikasi investasi bermunculan dengan menawarkan beragam fitur untuk memudahkan transaksi saham maupun aset digital.

Namun investor tetap perlu memastikan aplikasi yang digunakan aman serta memiliki legalitas yang jelas agar terhindar dari penipuan dan investasi ilegal.

Di Indonesia layanan perdagangan berjangka dan aset digital umumnya harus terdaftar pada regulator resmi seperti Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Dengan menggunakan aplikasi yang berada di bawah pengawasan regulator, investor dapat memperoleh perlindungan hukum yang lebih baik.

Aplikasi Investasi Populer

Salah satu aplikasi investasi yang populer adalah Ajaib yang banyak digunakan oleh investor pemula.

Aplikasi tersebut menawarkan proses pembukaan akun yang cepat serta tampilan sederhana sehingga mudah digunakan.

Melalui Ajaib, investor dapat membeli saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan modal relatif kecil.

Ajaib juga menyediakan fitur edukasi seperti analisis pasar, berita saham, serta rekomendasi portofolio.

Selain itu terdapat fitur komunitas yang memungkinkan investor berbagi informasi mengenai kondisi pasar saham.

Aplikasi lain yang banyak digunakan adalah Pintu yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali.

Pintu menawarkan lebih dari 320 aset digital yang dapat diperdagangkan oleh pengguna.

Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur xStocks yaitu token berbasis blockchain yang merepresentasikan saham atau ETF dunia nyata.

Melalui fitur tersebut pengguna dapat membeli saham perusahaan global seperti Tesla, Nvidia, Apple, dan Amazon tanpa membuka akun broker internasional.

Token saham tersebut didukung oleh aset asli secara 1:1 sehingga pergerakan harganya mengikuti saham aslinya.

Token tersebut juga dapat diperdagangkan selama 24 jam di jaringan blockchain.

Exchange Pintu telah terdaftar resmi di OJK dan Bappebti serta dilengkapi sistem keamanan berlapis seperti autentikasi dua faktor dan verifikasi biometrik.

Aset pengguna disimpan melalui mitra kustodian seperti PT Kustodian Koin Indonesia dan Fireblocks.

Pilihan Platform Investasi Lainnya

Selain itu terdapat aplikasi Stockbit yang menggabungkan platform perdagangan saham dengan komunitas investor.

Melalui Stockbit pengguna dapat berdiskusi dengan investor lain mengenai analisis pasar, laporan keuangan perusahaan, serta strategi investasi.

Stockbit juga menyediakan fitur analisis fundamental seperti laporan keuangan, rasio valuasi, dan data historis saham.

Aplikasi tersebut terintegrasi dengan Sinarmas Sekuritas sehingga pengguna dapat melakukan transaksi saham secara langsung.

Platform investasi lain yang cukup lama digunakan oleh investor Indonesia adalah IPOT atau Indo Premier Online Technology.

IPOT menyediakan berbagai fitur perdagangan lengkap termasuk robot trading yang memungkinkan strategi transaksi otomatis.

Platform tersebut juga memberikan akses ke berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, dan obligasi.

Aplikasi lainnya adalah Nanovest yang menawarkan akses investasi global seperti saham luar negeri, emas digital, dan aset kripto.

Nanovest juga menyediakan fitur pembelian saham secara fraksional sehingga investor tidak perlu membeli satu lembar saham secara penuh.

Fitur tersebut memungkinkan investor memiliki saham perusahaan global dengan modal yang lebih kecil.

Investor Diminta Tetap Waspada

Dalam memilih aplikasi saham, investor disarankan memastikan platform memiliki izin dari regulator resmi seperti Bappebti atau lembaga terkait.

Investor juga perlu memperhatikan sistem keamanan aplikasi seperti verifikasi identitas serta autentikasi dua faktor.

Memilih aplikasi yang menyediakan fitur edukasi juga penting bagi investor pemula agar memahami risiko investasi.

Reputasi aplikasi dan ulasan pengguna juga dapat menjadi pertimbangan sebelum memulai investasi.

Perkembangan teknologi finansial membuat investasi saham semakin mudah diakses masyarakat melalui berbagai aplikasi.

Beberapa aplikasi seperti Ajaib, Pintu, Stockbit, IPOT, dan Nanovest menjadi pilihan populer bagi investor pada tahun 2026.

Meski demikian investor tetap disarankan melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research sebelum berinvestasi.

Investor juga dianjurkan menggunakan dana yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat saat berinvestasi pada aset kripto atau instrumen berisiko tinggi.

Penulis :
Aditya Yohan