
Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan pemantauan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk kapal laut di Pelabuhan Merak, Banten, guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Pemantauan dilakukan langsung oleh Anggota Komite BPH Migas Arief Wardono bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di lintasan strategis Merak-Bakauheni.
Arief mengatakan, "Kehadiran kami bersama dengan Pertamina di sini agar koordinasi lebih cepat dan jika terjadi permasalahan dapat diselesaikan dengan segera, karena BBM subsidi kepada ASDP ini harus tepat sasaran," ungkapnya.
Sinergi Jaga Kelancaran Arus Mudik
BPH Migas menekankan pentingnya sinergi antara pihak terkait untuk menjaga suplai BBM tetap lancar selama periode mudik Lebaran.
Koordinasi yang baik dinilai krusial mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera.
Lintasan Merak-Bakauheni menjadi salah satu jalur tersibuk yang menghubungkan dua pulau dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.
Arief menegaskan bahwa ketersediaan BBM menjadi faktor penting dalam menjaga operasional kapal penyeberangan tetap optimal.
Pemantauan Lapangan dan Kesiapan Operasional
Kunjungan yang dilakukan pada Selasa (17/3) bertujuan untuk memastikan kondisi stok BBM dan kesiapan armada kapal di lapangan.
BPH Migas juga memberikan apresiasi kepada ASDP dan Pertamina Patra Niaga atas kesiapan dalam menghadapi lonjakan arus mudik.
Arief mengatakan, "Terima kasih atas kesiapannya yang telah menjaga pergerakan arus mudik masyarakat yang sangat masif, sehingga bisa dilayani dengan baik," ujarnya.
Pemantauan ini diharapkan mampu memastikan distribusi energi berjalan lancar sehingga pelayanan transportasi laut tetap optimal selama periode Lebaran.
- Penulis :
- Aditya Yohan







