
Pantau - Destinasi wisata Danau Singkarak di Kabupaten Tanah Datar mengalami lonjakan kunjungan selama libur Lebaran 2026 seiring pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.
Lonjakan Kunjungan dan Okupansi Penuh
Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 800 orang per hari, meningkat signifikan dibanding Januari dan Februari yang hanya sekitar 500 pengunjung per bulan.
“Bulan Ramadhan kami berbenah payung tenda kita baru bangunan dicat lagi menyambut wisatawan kebetulan pula ada pulang basamo. Sangat terasa jika dibandingkan waktu sesudah bencana,” ungkap Fatur Rahman.
Meski demikian, angka tersebut masih lebih rendah dibanding Lebaran tahun sebelumnya yang mencapai 1.500 pengunjung per hari.
Seluruh 15 unit penginapan atau cottage di kawasan tersebut telah penuh dipesan hingga awal April 2026.
“Alhamdulillah kalau untuk Lebaran sekarang sampai 2-3 April penuh booking. Dari kemarin sampai tanggal 2 April,” ungkapnya.
Pemulihan Pascabencana dan Dampak Ekonomi
Harga kamar tipe superior ditawarkan mulai Rp750 ribu per malam dan tipe deluxe mulai Rp850 ribu per malam dengan pengunjung didominasi wisatawan luar daerah.
Sementara wisatawan harian mayoritas berasal dari dalam Sumatera Barat dengan tiket masuk Rp15 ribu untuk dewasa dan Rp5 ribu untuk anak-anak.
“Untuk pengunjung umum biasa aja lebih banyak Sumbar ya pasti dan karena ini bertepatan mudik ada yang pulang basamo juga. Warga warga di Sumatera Barat yang lebih banyak. Sambil berlebaran mereka datang santai sejenak makan makan nikmat kuliner kita pulang,” ungkap Fatur.
Sebelumnya kawasan ini sempat terisolasi selama 10 hari akibat banjir bandang dan difungsikan sebagai tempat penampungan penyintas.
Infrastruktur seperti jembatan sempat rusak namun kini telah diperbaiki dengan jembatan darurat sehingga akses kembali normal.
Data mencatat 144 bangunan rusak di Nagari Guguak Malalo dengan kerugian Rp17,2 miliar serta 20 bangunan terdampak di Nagari Padang Laweh Malalo dengan kerugian Rp4,5 miliar.
Lonjakan kunjungan ini menunjukkan mulai bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat pascabencana.
- Penulis :
- Gerry Eka








