
Pantau - Meski praktis, tidak semua makanan aman dimasak langsung dari kondisi beku. Para ahli mengingatkan bahwa cara ini bisa menimbulkan risiko kesehatan hingga memengaruhi kualitas masakan.
Daging Ayam dan Babi Berisiko
Ahli gizi menyebut ayam dan babi beku berpotensi tidak matang merata jika langsung dimasak. Bagian luar bisa terlihat matang, tetapi bagian dalam masih mentah.
Kondisi ini meningkatkan risiko bakteri seperti salmonella, terutama jika suhu internal tidak mencapai standar aman.
Selain itu, memasak daging beku—terutama dengan slow cooker—dapat membuat makanan berada terlalu lama di suhu “zona bahaya” yang memicu pertumbuhan bakteri.
Potongan Daging Tebal
Daging berukuran besar seperti daging panggang juga sebaiknya tidak langsung dimasak dari beku.
Hal ini bisa menyebabkan bagian luar matang sempurna, sementara bagian dalam masih dingin atau belum matang.
Disarankan untuk mencairkan daging di lemari es terlebih dahulu dan memastikan suhu internalnya:
Ayam: minimal 73,8°C
Daging babi: minimal 62,7°C (diamkan 3 menit)
Makanan Olahan dan Sayuran
Beberapa makanan lain yang sebaiknya tidak langsung dimasak dari beku:
Casserole/lasagna: bisa matang tidak merata (luar kering, dalam masih dingin)
Sayuran lunak (seperti tomat dan sayur berdaun): bisa menjadi lembek dan berair karena kerusakan struktur sel
Sebaiknya bahan tersebut dicairkan terlebih dahulu, lalu ditiriskan sebelum dimasak.
Tips Aman Mengolah Makanan Beku
Untuk menghindari risiko:
Cairkan makanan di lemari es, bukan di suhu ruang
Jauhkan daging mentah dari makanan siap saji
Gunakan termometer makanan untuk memastikan kematangan
Memasak dengan cara yang tepat tidak hanya menjaga rasa dan tekstur, tetapi juga melindungi dari risiko penyakit bawaan makanan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







