
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 2.820.174 penumpang menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal selama periode angkutan Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026.
Jumlah tersebut terdiri dari 2.378.680 penumpang kereta api jarak jauh dan 441.494 penumpang kereta lokal di Pulau Jawa dan Sumatra.
"Selama periode angkutan Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026, KAI telah melayani 2.378.680 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 441.494 pelanggan KA Lokal, sehingga total mencapai 2.820.174 pelanggan," ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.
Okupansi Melonjak Hingga 154 Persen
KAI mencatat peningkatan signifikan volume penumpang harian menjelang arus balik Lebaran.
Pada 22 Maret tercatat 242.773 penumpang dengan tingkat okupansi 150,7 persen.
Jumlah tersebut meningkat pada 23 Maret menjadi 246.987 penumpang dengan okupansi mencapai 154,1 persen.
Memasuki 24 Maret, sebanyak 225.193 penumpang telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara 137,8 persen dan masih berpotensi bertambah.
Pola Perjalanan Dinamis Jadi Faktor
Anne menjelaskan tingkat okupansi di atas 100 persen terjadi karena pola perjalanan penumpang yang dinamis dalam satu rangkaian kereta.
“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia,” ungkapnya.
Tingginya mobilitas ini juga dipengaruhi oleh pola perjalanan masyarakat yang melakukan mudik setelah melaksanakan salat Idul Fitri di perantauan.
KAI menilai tren ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi selama periode Lebaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








