Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali Selama Arus Lebaran 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPH Migas Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali Selama Arus Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho meninjau fasilitas PT Pertamina Patra Niaga. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga.)

Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap aman dan terkendali di seluruh wilayah Indonesia selama arus Lebaran 2026.

Stok dan Distribusi BBM Terjaga

Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menyatakan ketahanan stok BBM nasional dalam kondisi memadai baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi per 22 Maret 2026.

Ia menegaskan distribusi dari terminal BBM Pertamina ke SPBU berjalan lancar tanpa kendala sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pemerintah, sebagaimana arahan Bapak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menjamin ketersediaan stok dan distribusi BBM, khususnya oleh Pertamina Patra Niaga terus dijaga ketahanannya. Monitoring kualitas juga rutin dilakukan dan hasilnya sesuai standar pemerintah, sehingga diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

BPH Migas juga mengapresiasi kesiapsiagaan Pertamina yang siaga 24 jam dalam menjaga pasokan dan distribusi BBM.

Kondisi Kalimantan Berangsur Normal

Di wilayah Kalimantan Barat, distribusi BBM dilaporkan berjalan lancar dengan kondisi antrean di sejumlah SPBU mulai berangsur normal setelah sebelumnya terjadi lonjakan permintaan.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat Widhi Tri Adhi Hidayat menyebut kondisi penyaluran BBM di wilayahnya aman dan terkendali.

“Kondisi antrean di berbagai SPBU di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah normal, sementara di Kabupaten Mempawah, Kabupaten Singkawang, dan Kabupaten Bengkayang dalam kondisi sedang, sementara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Landak masih terus diupayakan untuk mengurangi antrean yang masih relatif padat,” tuturnya.

Pertamina juga menambah armada mobil tangki dan mengoperasikan terminal BBM selama 24 jam guna memastikan kelancaran distribusi.

Selain itu, pengawasan terhadap potensi penimbunan dan praktik spekulan diperketat untuk menjaga distribusi tetap adil bagi masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti