
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat kereta api lokal seperti KA Pangrango dan KA Siliwangi mengalami lonjakan peminat dengan tingkat okupansi tinggi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Okupansi Tinggi dan Lonjakan Penumpang
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyebut KA Pangrango mencatat okupansi sebesar 87 persen dengan total 70.337 tiket terjual.
Sementara KA Siliwangi telah melayani lebih dari 19.955 penumpang hingga 24 Maret 2026.
“Untuk KA lokal, tingkat okupansi cukup tinggi," ujarnya.
KA Pangrango melayani rute Bogor-Sukabumi, sedangkan KA Siliwangi melayani rute Sukabumi-Cipatat.
Selain itu, tren arus balik mulai terlihat dengan jumlah kedatangan penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 52.926 orang, lebih tinggi dibandingkan keberangkatan sebanyak 41.755 penumpang.
“Kami melihat tren arus balik sudah mulai terjadi dengan jumlah kedatangan yang lebih tinggi dibanding keberangkatan," katanya.
Puncak Arus Balik dan Ketersediaan Tiket
Stasiun Pasar Senen dan Gambir masih menjadi titik utama pergerakan penumpang selama arus balik Lebaran.
Volume kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 18.458 penumpang, disusul Gambir 16.610 penumpang, dan Bekasi 7.708 penumpang.
Selama periode Angkutan Lebaran 11 hingga 24 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani 668.360 penumpang berangkat.
Total tiket terjual hingga 1 April 2026 mencapai 822.237 tiket dengan tingkat okupansi rata-rata 76 persen dari kapasitas 1.083.674 tempat duduk.
Franoto menambahkan masih tersedia 253.232 tempat duduk untuk arus balik hingga 1 April 2026.
Hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum memiliki tiket untuk tetap melakukan perjalanan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








