
Pantau - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan penyelenggaraan angkutan Lebaran 1447 Hijriah berjalan lancar dan sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau arus balik di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu dini hari.
"Tahun ini harapan kita semua, harapan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), (angkutan Lebaran) berjalan lebih baik. Dan ya alhamdulillah sejauh ini terbukti (berjalan lebih baik)," ungkap Teddy.
Perbaikan Signifikan dan Respons Cepat Petugas
Teddy menilai pelaksanaan arus mudik dan balik tahun ini menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya meski terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.
Ia menyebut sempat terjadi penumpukan kendaraan di satu titik, namun kondisi tersebut dapat segera diatasi oleh petugas sehingga tidak berdampak luas.
Menurutnya, respons cepat dari Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas.
"Tentunya kita tidak mau hanya sebatas laporan, dan beliau (Menteri Perhubungan) sudah cek langsung, lihat sendiri, beliau ke mana saja, cek di seluruh fasilitas darat, laut, udara beliau sudah cek langsung," ujarnya.
Strategi Antisipasi Puncak Arus Balik
Dalam pemantauan tersebut, pemerintah memastikan fasilitas transportasi darat berfungsi optimal untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus balik terjadi pada 24-25 Maret dan kembali meningkat pada 28-29 Maret.
Pemerintah juga menerapkan berbagai strategi seperti rekayasa lalu lintas one way nasional guna mengurai kepadatan kendaraan.
"Kami imbau supaya mereka bisa merencanakan perjalanan dengan baik sehingga kita juga dapat mendistribusikan angkutan Lebaran dengan baik," kata Dudy.
Pemerintah berharap kualitas penyelenggaraan angkutan Lebaran dapat terus meningkat setiap tahun demi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







