HOME  ⁄  Ekonomi

Legislator Ingatkan Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Dampak Kemarau Panjang

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Legislator Ingatkan Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Dampak Kemarau Panjang
Foto: (Sumber : Anggota Komisi IV DPR RI Eko Wahyudi (kanan). ANTARA/HO-DPR RI.)

Pantau - Anggota Komisi IV DPR RI Eko Wahyudi mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan dan dampak kekeringan seiring prediksi musim kemarau tahun ini yang lebih panjang.

Mitigasi Kekeringan dan Stabilitas Harga

Eko menekankan pentingnya pemetaan dan mitigasi lintas sektor di wilayah terdampak kekeringan.

"Dengan dukungan alat dan infrastruktur, mulai dari program optimalisasi pengairan irigasi, rehabilitasi irigasi, embung, pemanfaatan air dangkal, air sumur dalam dan dangkal, pompanisasi dan irigasi perpipaan," ungkapnya.

Ia juga mendorong pengaturan pola tanam dengan varietas yang tahan terhadap kekeringan.

Selain itu, pemerintah diminta aktif memantau harga pangan agar lonjakan dapat segera diintervensi melalui kebijakan yang tepat.

Solusi Serap Produksi dan Apresiasi Stok Nasional

Eko mengusulkan penyerapan produksi telur oleh pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi peternak.

"Untuk menyiasati kerugian peternak ayam petelur akibat harga pakan yang tinggi dan harga jual rendah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi capaian pemerintah dalam menjaga stok pangan nasional, khususnya beras yang dinilai mencukupi hingga 11 bulan ke depan.

"Ini merupakan capaian yang sangat luar biasa dan bersejarah," katanya.

Menurutnya, stabilitas stok pangan menjadi penting di tengah kenaikan harga pangan global akibat dinamika geopolitik.

Penulis :
Aditya Yohan