
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Maluku tetap terjaga dengan mengandalkan armada laut sebagai tulang punggung penyaluran energi.
Jalur Laut Jadi Andalan Distribusi Energi
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth M. V. Dumatubun menyatakan distribusi energi di kawasan kepulauan sangat bergantung pada jalur laut.
"Distribusi energi melalui jalur laut menjadi backbone dalam menjangkau wilayah kepulauan," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Distribusi dilakukan melalui Terminal BBM Wayame di Ambon yang menjadi simpul penting penyaluran energi di kawasan timur Indonesia.
Sebagai subholding downstream, Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan sistem distribusi berbasis laut untuk menjawab tantangan geografis wilayah kepulauan.
Armada Tanker Dikerahkan Secara Terintegrasi
Pertamina mengoperasikan berbagai jenis kapal seperti Medium Range Tanker dan General Purpose Tanker untuk memastikan pasokan BBM berjalan lancar.
Armada yang digunakan antara lain PIS Cepu, Matindok, Merauke, Krasak, Klawotong, dan Katomas dengan kapasitas 17.500 hingga 50.000 DWT.
"Kami memastikan kesiapan operasional dan armada agar pasokan energi tetap merata, khususnya di kawasan timur Indonesia," kata Roberth.
Optimalisasi jalur laut dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan distribusi yang adil hingga wilayah terpencil dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Upaya ini juga dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan operasional dan perlindungan lingkungan dalam proses distribusi energi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf







