
Pantau - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin (27/4) malam.
Tim Investigasi Sudah di Lokasi
Ketua Tim Humas KNKT Anggo Anurogo mengatakan tim investigasi telah berada di lokasi sejak malam kejadian untuk melakukan pengumpulan data.
“Tim investigasi KNKT sudah berada di lokasi kejadian dari tadi malam untuk mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan,” ujarnya.
Pengumpulan fakta dilakukan langsung di lokasi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Evakuasi dan Pendataan Korban
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban.
"Kemenhub memastikan evakuasi dilakukan secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban terdampak," ujarnya.
Kementerian Perhubungan juga menyatakan keprihatinan atas insiden tersebut dan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
Insiden terjadi pada pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Hingga Selasa pagi, tim SAR masih berupaya mengevakuasi korban yang terjepit di dalam gerbong KRL dengan menggunakan peralatan ekstrikasi.
Pendataan jumlah korban masih terus dilakukan seiring proses evakuasi di lapangan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







