HOME  ⁄  Ekonomi

KAI Daop 2 Bandung Menyediakan 63.875 Tempat Duduk untuk Libur Akhir Pekan dan Tahun Baru Hijriah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KAI Daop 2 Bandung Menyediakan 63.875 Tempat Duduk untuk Libur Akhir Pekan dan Tahun Baru Hijriah
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Penumpang kereta api. (ANTARA/HO-Daop 2).)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyiapkan 63.875 tempat duduk melalui 26 perjalanan kereta api reguler guna melayani peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir pekan dan libur nasional Tahun Baru Hijriah 1448 H.

Puluhan Ribu Kursi Disiapkan untuk Layani Penumpang

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan layanan angkutan kereta api telah dipersiapkan secara optimal untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang bepergian pada periode libur tersebut.

Ia mengungkapkan, “Layanan angkutan kereta api optimal dipersiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang akan bepergian pada periode libur nasional.”

Periode layanan tersebut mencakup Sabtu (13/6), Minggu (14/6), dan libur nasional Tahun Baru Hijriah pada Selasa (16/6).

Seluruh kapasitas yang disediakan akan melayani pelanggan yang melakukan perjalanan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung menuju beragam tujuan.

Tingkat Okupansi Sudah Mencapai Lebih dari 61 Persen

Hingga Jumat (12/6) sore, sebanyak 39.318 pelanggan tercatat telah memiliki tiket keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung.

Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi sekitar 61,6 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia selama periode libur.

Kuswardojo mengatakan, “Libur akhir pekan yang dilanjutkan dengan libur nasional Tahun Baru Islam menjadi salah satu periode dengan peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan.”

Menurutnya, KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia agar perjalanan kereta api berlangsung aman, nyaman, serta tepat waktu.

Ia juga memperkirakan penjualan tiket masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya masa libur dan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api.

Penulis :
Aditya Yohan