
Pantau - Ombudsman RI menegaskan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci menjaga ketahanan sektor industri di tengah tekanan global yang memengaruhi perekonomian nasional.
Tekanan Global Ancam Stabilitas Industri
Wakil Ketua Ombudsman RI Rahmadi Indra Tektona menyampaikan berbagai faktor eksternal seperti konflik di Selat Hormuz dan kenaikan harga BBM nonsubsidi berpotensi mengganggu stabilitas operasional industri.
Ia mengatakan, “Ini kemudian akan berpotensi merugikan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut peran aktif pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan distribusi serta memastikan ketersediaan bahan baku dan suku cadang tetap terjaga.
Dorongan Perbaikan Layanan dan Adaptasi Industri
Ombudsman juga mendorong peningkatan kualitas layanan, efisiensi, serta kemampuan adaptasi pelaku usaha agar tetap bertahan di tengah dinamika global.
Kunjungan Ombudsman ke sektor manufaktur dan transportasi di Malang dilakukan untuk meninjau langsung dampak tekanan global terhadap pelayanan publik, khususnya di bidang transportasi.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan kondisi ketahanan energi nasional masih stabil meski menghadapi tekanan geopolitik.
Ia menyatakan, “Saya menyampaikan, melaporkan terkait dengan perkembangan energi nasional kita. Baik dari sisi BBM produk, baik solar maupun bensin, dari semua aspek, Alhamdulillah semuanya di atas standar minimum nasional,” ujarnya.
Pemerintah juga tengah mencari alternatif untuk mengurangi ketergantungan impor LPG, mengingat konsumsi nasional mencapai 8,6 juta ton per tahun sementara produksi domestik masih terbatas.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sektor industri dan stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







