HOME  ⁄  Ekonomi

Bakom RI Sebut Pemulihan Ekonomi Mulai Terlihat di Wilayah Terdampak Banjir Sumatera

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bakom RI Sebut Pemulihan Ekonomi Mulai Terlihat di Wilayah Terdampak Banjir Sumatera
Foto: (Sumber: Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu (13/5/2026) ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.)

Pantau - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyebut pemulihan ekonomi mulai terlihat di tiga provinsi di Sumatera yang sebelumnya terdampak banjir, termasuk dari aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengatakan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak menunjukkan perkembangan positif yang terukur.

“Pemulihan ekonomi masyarakat terdampak menunjukkan tanda-tanda positif yang terukur,” kata Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Ratusan Pasar dan Aktivitas UMKM Kembali Bergerak

Qodari menjelaskan salah satu indikator pemulihan ekonomi terlihat dari kembali beroperasinya 196 pasar rakyat dari total 210 pasar terdampak.

Ia merinci sebanyak 114 pasar berada di Aceh, 56 pasar di Sumatera Utara, dan 26 pasar di Sumatera Barat.

Selain itu, aktivitas ekonomi digital UMKM di wilayah terdampak juga mulai meningkat.

Menurut dia, total transaksi e-commerce UMKM di tiga provinsi terdampak pada periode 22 Januari hingga 23 April 2026 mencapai Rp13,2 triliun.

“Mencerminkan mulai pulihnya aktivitas ekonomi digital,” ujar Qodari.

Pemerintah juga telah mengidentifikasi 193.703 debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terdampak banjir dengan total sisa pinjaman mencapai Rp11,23 triliun per 10 Maret 2026.

Pelaku UMKM penerima KUR disebut mendapat perlakuan khusus dalam tiga periode hingga usaha mereka kembali pulih.

Fasilitas Umum dan Bantuan Pemerintah Mulai Pulih

Qodari mengatakan pemulihan sosial masyarakat juga mulai terlihat dengan beroperasinya kembali 1.558 rumah ibadah dari total 1.593 lokasi terdampak.

Pemulihan tersebut didukung bantuan rehabilitasi dari Kementerian Agama.

Ia menambahkan pemerintah terus menjaga kepastian ekonomi keluarga di wilayah terdampak melalui tiga instrumen bantuan keuangan dengan total nilai lebih dari Rp1,42 triliun.

Selain itu, layanan dasar seperti rumah sakit, puskesmas, sekolah, kelistrikan, dan jaringan komunikasi disebut telah pulih hampir sepenuhnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf