HOME  ⁄  Ekonomi

Bappebti Tetapkan Tujuh Pialang Berjangka Terbaik pada Triwulan I 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Bappebti Tetapkan Tujuh Pialang Berjangka Terbaik pada Triwulan I 2026
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Tampilan aplikasi trading Pluang. ANTARA/HO-Pluang.)

Pantau - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti Kementerian Perdagangan menetapkan hasil penilaian berkala atau rating pialang berjangka untuk periode triwulan I 2026 dengan tujuh perusahaan memperoleh peringkat teratas.

Tujuh perusahaan yang masuk peringkat terbaik yakni PT Valbury Asia Futures, PT Finex Bisnis Solusi Futures, PT Argodana Futures, PT Dupoin Futures Indonesia, PT Century Investment Futures, PT CGS International Futures Indonesia D/H PT CGS-CIMB Futures Indonesia, dan PT Gensesis Gemilang Futures.

Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya mengatakan penilaian tersebut merupakan evaluasi rutin yang dilakukan setiap triwulan terhadap perusahaan pialang berjangka.

"Dengan meningkatnya kualitas dan kinerja Pialang Berjangka, masyarakat diharapkan makin percaya dan merasa terlindungi dalam bertransaksi di bidang perdagangan berjangka komoditi," ungkap Tirta.

Ia menjelaskan penilaian berkala diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pialang berjangka untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja perusahaan.

Penilaian Libatkan 67 Perusahaan Aktif

Proses penilaian dilakukan berdasarkan hasil pengawasan dari Biro Pengawasan dan Penindakan Perdagangan Berjangka Komoditi atau PBK, Sistem Resi Gudang atau SRG, serta Pasar Lelang Komoditas atau PLK.

Kepala Biro Pengawasan dan Penindakan PBK, SRG, dan PLK Matheus Hendro Purnomo mengatakan penilaian dilakukan terhadap 67 perusahaan pialang berjangka aktif.

Menurut Hendro, mekanisme penilaian kini telah disempurnakan agar lebih adaptif, objektif, dan komprehensif.

Penyempurnaan tersebut dilakukan untuk menggambarkan tingkat kepatuhan perusahaan, kualitas pelaksanaan kegiatan usaha, serta penerapan tata kelola pialang berjangka.

"Pemutakhiran ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan perkembangan kegiatan usaha, dinamika industri PBK, serta penguatan mekanisme pengawasan berbasis risiko (risk based supervision) dalam rangka mendorong terciptanya industri yang sehat, tertib, transparan, dan berintegritas," ujar Hendro.

Gunakan Tiga Indikator Utama

Penilaian berkala pialang berjangka dilakukan menggunakan tiga indikator utama.

Indikator tersebut meliputi aspek kinerja pialang berjangka, nilai pengurang, dan nilai penambah.

Aspek kinerja mencakup pengawasan integritas keuangan, kepatuhan kegiatan usaha, pengawasan transaksi, serta implementasi Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme atau APU PPT selama triwulan I 2026.

Sementara aspek nilai pengurang meliputi sanksi yang diterima perusahaan, jumlah pengaduan nasabah, ketidaksesuaian operasional harian, dan hasil audit.

Adapun aspek nilai penambah diberikan berdasarkan total transaksi dalam satu triwulan serta perbandingan terhadap rata-rata lot transaksi industri pada periode yang sama.

Bappebti berharap sistem rating tersebut dapat mendorong terciptanya industri perdagangan berjangka komoditi yang sehat, transparan, dan berintegritas.

Penulis :
Gerry Eka