HOME  ⁄  Ekonomi

Bulog Dukung Kelancaran Penyaluran Tebu Petani Blora dan Jaga Kondusivitas Sektor Pergulaan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Bulog Dukung Kelancaran Penyaluran Tebu Petani Blora dan Jaga Kondusivitas Sektor Pergulaan
Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Perum Bulog Tomi Wijaya (sumber: Bulog)

Pantau - Perum Bulog menyatakan dukungannya terhadap upaya menjaga kelancaran penyaluran hasil tebu petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melalui koordinasi dan fasilitasi dengan berbagai pihak terkait guna menjaga kondusivitas di lapangan, mendukung keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional, serta memastikan penyaluran hasil tebu berjalan lancar.

Bulog Hormati Aspirasi Petani Tebu

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Perum Bulog, Tomi Wijaya, menyatakan bahwa pihaknya menghormati penyampaian aspirasi yang dilakukan petani tebu dan elemen masyarakat di Kabupaten Blora terkait dinamika operasional industri gula di wilayah tersebut.

Ia mengungkapkan, "Perum Bulog menghormati penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh para petani tebu dan elemen masyarakat di Kabupaten Blora terkait dinamika operasional industri gula di wilayah tersebut."

Bulog menilai industri pergulaan memiliki peran penting terhadap perekonomian masyarakat karena berkaitan langsung dengan petani tebu, tenaga kerja, pelaku transportasi, serta berbagai sektor usaha pendukung lainnya.

Dalam menjaga kelancaran penyaluran hasil tebu petani, Bulog terus melakukan koordinasi dan fasilitasi sesuai peran, kewenangan, serta ketentuan yang berlaku.

Tomi menjelaskan, "Fokus utama saat ini adalah menjaga situasi tetap kondusif, mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, serta mendorong komunikasi yang konstruktif antara seluruh pemangku kepentingan."

Bulog menegaskan pendekatan yang digunakan adalah dialogis dan perusahaan terbuka terhadap berbagai masukan serta aspirasi masyarakat.

Ia menambahkan, "Kami menghormati aspirasi yang disampaikan masyarakat dan terus berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mendukung kelancaran penyaluran hasil tebu petani serta menjaga situasi tetap kondusif."

Penyerapan Tebu Dijamin Melalui PT GMM

Pernyataan Bulog disampaikan di tengah pemberitaan mengenai rencana aksi unjuk rasa petani tebu di Kabupaten Blora pada Senin, 1 Juni 2026, yang disebut akan dilakukan di PT Gendhis Multi Manis (GMM) dengan isu utama penyerapan hasil tebu.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan hasil panen tebu petani Blora yang mulai berlangsung sejak Mei 2026 akan diserap melalui PT Gendhis Multi Manis.

Penyerapan hasil panen tersebut akan mengacu pada harga pemerintah tahun 2026.

Kepastian itu disampaikan Ahmad Rizal Ramdhani saat melakukan kunjungan kerja ke PT Gendhis Multi Manis di Blora setelah pertemuan langsung dengan tokoh masyarakat dan petani tebu setempat.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog dalam merespons aspirasi petani terkait kepastian penyerapan hasil panen tebu tahun 2026.

Bulog juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana yang kondusif agar proses komunikasi serta penanganan persoalan di lapangan dapat berjalan dengan baik.

Tomi menegaskan, "Perum Bulog akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam mendukung keberlangsungan ekosistem pergulaan nasional secara bertanggung jawab dan berkelanjutan."

Komitmen Bulog dalam kasus ini mencakup jaminan penyerapan hasil panen tebu petani Blora, menjaga stabilitas sektor pergulaan, memfasilitasi komunikasi antar pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan ekosistem pergulaan nasional secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Penulis :
Shila Glorya