
Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jayapura menyiapkan delapan kapal penumpang untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur sekolah dan sejumlah agenda keagamaan yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 di Papua.
Kepala Pelni Cabang Jayapura Daulat Apul Gervasius Naibaho mengatakan jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Jayapura selama periode liburan diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang.
Ia mengungkapkan, “Kami memperkirakan jumlah penumpang selama periode libur sekolah mencapai sekitar 10 ribu orang sehingga pada libur kali ini kami siapkan delapan kapal agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.”
Pelni memastikan kesiapan armada tidak hanya dari sisi teknis kapal, tetapi juga fasilitas pendukung serta alat keselamatan yang wajib tersedia selama pelayaran.
Daulat mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan regulator dan otoritas pelabuhan untuk memastikan seluruh kapal beroperasi sesuai standar keselamatan dan keamanan pelayaran.
Ia mengungkapkan, “Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan regulator dan otoritas pelabuhan guna memastikan seluruh kapal beroperasi sesuai standar keselamatan dan keamanan pelayaran.”
Daulat menjelaskan tren jumlah penumpang mulai meningkat sejak Mei 2026 setelah sempat mengalami penurunan pada April.
Memasuki Juni, permintaan tiket terus bertambah seiring dimulainya masa libur sekolah dan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat.
Ia mengatakan, “Memasuki Juni permintaan tiket terus bertambah seiring dimulainya masa libur sekolah. Dan sudah ada sejumlah rombongan yang melakukan pemesanan tiket jauh hari sebelumnya, termasuk rombongan kegiatan keagamaan.”
Menurutnya, pemesanan tiket yang dilakukan lebih awal menjadi indikator adanya potensi lonjakan penumpang selama musim liburan tahun ini.
Rata-rata jumlah penumpang yang berangkat dari Jayapura dalam beberapa bulan terakhir berkisar antara 1.000 hingga 1.300 orang untuk setiap keberangkatan.
Angka tersebut diperkirakan akan meningkat pada periode puncak liburan sekolah.
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pelayaran, Pelni memperketat pengawasan terhadap barang bawaan seluruh penumpang.
Perusahaan pelayaran pelat merah itu juga mengimbau masyarakat agar tidak membawa minuman keras, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya ke atas kapal.
Daulat mengungkapkan, “Guna menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan, PELNI juga memperketat pengawasan terhadap barang bawaan penumpang. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membawa minuman keras, senjata tajam, maupun barang-barang terlarang lainnya ke atas kapal.”
Pelni berharap langkah tersebut dapat memastikan perjalanan laut selama musim liburan berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh penumpang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





