
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mengampanyekan penggunaan transportasi publik melalui kegiatan Car Free Day di kawasan Stasiun Cinde, Palembang, dalam rangka memperingati HUT ke-8 LRT Sumsel.
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan kampanye tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Aida mengatakan, "Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan LRT Sumsel sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mendukung mobilitas perkotaan. Dengan tarif mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus berkontribusi mengurangi kemacetan dan pencemaran udara di Kota Palembang."
Kampanye Dikemas dengan Beragam Kegiatan
Kegiatan kampanye diisi dengan fun walk, senam bersama, penampilan marching band, permainan, dan kuis berhadiah yang diikuti masyarakat, pengguna LRT Sumsel, serta pengunjung Car Free Day.
KAI Divre III Palembang juga membuka gerai pelayanan dan promosi layanan kereta api serta menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dari Klinik Mediska Palembang bagi peserta fun walk dan masyarakat.
Stasiun Cinde dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas penumpang yang tinggi dan terintegrasi dengan berbagai pusat kegiatan masyarakat di Kota Palembang.
Jumlah Penumpang Terus Meningkat
Berdasarkan data KAI Divre III Palembang, jumlah penumpang yang naik dan turun di Stasiun Cinde sepanjang Januari hingga 18 Juli 2026 mencapai 110.907 orang atau rata-rata 557 penumpang per hari.
Aida mengatakan, "Angka ini menunjukkan bahwa LRT Sumsel semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi perkotaan yang andal dan nyaman."
KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan agar LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat.
Staf Ahli Bidang Keupendahukham Pemerintah Kota Palembang Edison mengatakan penggunaan transportasi publik merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Edison mengatakan, "Dengan naik LRT maka berkontribusi nyata dalam mengurangi kemacetan, menekan emisi karbon, menghemat energi, dan menciptakan kualitas udara yang lebih baik bagi Kota Palembang."
Edison menambahkan LRT Sumsel merupakan ikon kebanggaan sekaligus investasi jangka panjang yang perlu dijaga bersama.
- Penulis :
- Gerry Eka





