HOME  ⁄  Ekonomi

Danantara Masih Mengkaji Pembentukan Perusahaan Aviation Leasing untuk Perkuat Pembiayaan Garuda Indonesia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Danantara Masih Mengkaji Pembentukan Perusahaan Aviation Leasing untuk Perkuat Pembiayaan Garuda Indonesia
Foto: Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria ditemui di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu 10/6/2026 (sumber: ANTARA/AMuzdaffar Fauzan)

Pantau - Badan Pengelola Investasi Danantara meyakini rencana pembentukan perusahaan pembiayaan aviation leasing fund berpotensi memberikan manfaat bagi sektor penerbangan dan keuangan di Indonesia, meski hingga kini inisiatif tersebut masih dalam tahap kajian mendalam.

Danantara Evaluasi Pembentukan Perusahaan Leasing Penerbangan

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa pembentukan perusahaan leasing penerbangan masih terus dievaluasi dengan mempertimbangkan berbagai aspek bisnis dan kebutuhan industri.

Ia mengungkapkan, “Sedang dijajaki possibility untuk kita memiliki leasing company sendiri. Karena dengan pengembangan nanti Garuda Indonesia ke depan, itu akan lebih efektif bagi kita untuk memiliki itu. Ini sedang dikaji, tapi semuanya harus hati-hati, dikaji dengan baik. Dikaji mana pilihan terbaik, itu yang akan kita lakukan.”

Menurut Dony, proyeksi pertumbuhan industri penerbangan Indonesia menjadi salah satu pertimbangan penting sehingga kepemilikan perusahaan leasing sendiri dinilai dapat menjadi pilihan yang lebih efektif.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai pembentukan perusahaan tersebut sehingga seluruh opsi masih dalam proses penelaahan.

Dony juga mengatakan, “Kalau itu menjadi perusahaan leasing, tentu dia berjalan sebagaimana perusahaan leasing, tapi itu masih dikaji.”

Ia menjelaskan bahwa fungsi utama perusahaan leasing adalah menyediakan pembiayaan bagi pembelian pesawat yang dilakukan maskapai penerbangan.

Dony menambahkan, “Leasing itu adalah financingnya. Jadi yang beli Garuda tapi pembiayaannya dilakukan oleh leasing company.”

Ia menilai skema tersebut dapat memperkuat kondisi keuangan Garuda Indonesia sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi sektor jasa keuangan.

Dony menyampaikan, “Ini juga bermanfaat, nanti banyak manfaatnya. Terutama sekali untuk sektor keuangan, untuk keuangannya Garuda. Dengan pola leasing seperti ini akan jauh lebih baik buat Garuda Indonesia.”

Kemitraan Mandiri Aviation Leasing Fund Resmi Diumumkan

Sebelumnya, PT Danantara Investment Management (DIM), SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan Mandiri Aviation Leasing Fund sebagai platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia dengan nilai portofolio awal sekitar 800 juta dolar Amerika Serikat.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan, “Dengan menjadi mitra utama dalam inisiatif ini bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management, Danantara berinvestasi di platform kelas dunia, yang memberikan imbal hasil optimal sekaligus membangun kapabilitas strategis bagi Indonesia.”

Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital, Barry Flannery, mengungkapkan, “Melalui kerja sama erat dengan Mandiri dan Danantara, kami berharap dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang, inovasi dan kolaborasi di seluruh sektor ini.”

Chief Executive Officer Mandiri Investment Management, Baskoro Adi, juga menyatakan, “Kami bangga dapat bekerja sama dengan SMBC Aviation Capital, dengan dukungan DIM, untuk membentuk platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia, yang memberikan imbal hasil menarik dengan mempertimbangkan risiko sekaligus memposisikan kawasan ini sebagai pemain baru di pasar aviation leasing global.”

Mandiri Aviation Leasing Fund disebut menggabungkan berbagai keunggulan para mitra yang terlibat, termasuk peran DIM sebagai investor strategis dalam pengembangan platform investasi tersebut.

Penulis :
Shila Glorya