
Pantau - Pabrik Gula Meritjan Kediri, Jawa Timur, mulai menyerap tebu petani untuk musim giling 2026 dengan target menggiling 2,5 juta kuintal tebu dan meraih rendemen rata-rata sebesar 7,5 persen.
Target Giling Meningkat Dibanding Tahun Sebelumnya
General Manager PG Meritjan Kediri Tites Agung Priyono mengatakan proses giling tebu musim 2026 telah dimulai sesuai rencana dengan target produksi yang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
"Kami sudah start giling 2026. Untuk musim giling tahun ini, kami mematok target volume tebu giling mencapai 2,5 juta kuintal dengan target angka rendemen rata-rata 7,5 persen," ungkap Tites.
Ia menjelaskan target tersebut meningkat dibanding musim giling 2025 ketika pabrik berhasil menggiling sekitar 2,2 juta kuintal tebu.
Tites optimistis sasaran itu dapat tercapai berkat dukungan program pemerintah Calon Petani Calon Lahan (CPCL) bongkar ratoon yang telah berjalan sejak tahun lalu serta koordinasi intensif dengan para petani tebu.
Petani Komitmen Kirim Tebu Sesuai Standar
PG Meritjan Kediri juga telah melakukan berbagai persiapan teknis, termasuk general steam test di seluruh stasiun mesin dan memperkuat sinergi dengan petani yang disebut telah mencapai tingkat kekompakan sebesar 99,03 persen.
"Kami mohon doa restu kepada lingkungan masyarakat sekitar dan pemangku kebijakan, semoga giling berjalan lancar dan semua karyawan diberi keselamatan," ujar Tites.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Meritjan Kediri Mahmud Pujianto menegaskan kesiapan para petani untuk mendukung kelancaran musim giling tahun ini dengan memasok tebu sesuai standar operasional.
"Semua anggota APTR sudah berkomitmen untuk mengirim tebu hasil panen ke PG Meritjan, kami kompak dan semoga giling 2026 PG Meritjan sukses," kata Mahmud.
Proses awal musim giling 2026 di PG Meritjan Kediri diawali dengan doa bersama yang melibatkan manajemen, tokoh masyarakat, dan petani binaan serta berlangsung dengan lancar dan tertib.
- Penulis :
- Aditya Yohan





