HOME  ⁄  Ekonomi

KAI Layani 24,37 Juta Penumpang pada Januari-Mei 2026, Naik Hampir 10 Persen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KAI Layani 24,37 Juta Penumpang pada Januari-Mei 2026, Naik Hampir 10 Persen
Foto: (Sumber :Keterhubungan Antardaerah Menguat, KA Jarak Jauh dan Lokal KAI Layani 24,37 Juta Pelanggan.)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal melayani 24,37 juta pelanggan sepanjang Januari hingga Mei 2026, meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jumlah pelanggan pada lima bulan pertama 2026 mencapai 24.372.733 orang, naik dari 22.168.570 pelanggan pada periode Januari-Mei 2025.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin kuatnya peran transportasi kereta api dalam menghubungkan masyarakat antardaerah di Pulau Jawa dan Sumatra.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan terjadi di seluruh daerah operasi dan divisi regional.

Ia mengungkapkan, "KAI melihat kebutuhan perjalanan masyarakat terus tumbuh di banyak daerah. Kereta api menghubungkan pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan ekonomi, kota pendidikan, destinasi wisata, layanan publik, sampai perjalanan keluarga."

KA Jarak Jauh Komersial menjadi layanan dengan jumlah pelanggan terbesar, yakni mencapai 15.605.465 pelanggan atau naik 10,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

KA Jarak Jauh bersubsidi atau PSO melayani 4.951.267 pelanggan dengan pertumbuhan 5,1 persen.

KA Lokal PSO mencatat 2.930.898 pelanggan atau meningkat 13 persen.

Sementara KA Lokal Komersial melayani 885.103 pelanggan atau tumbuh 15,1 persen.

Dari sisi kelas layanan, KA Eksekutif mencatat pertumbuhan tertinggi dengan 6.128.848 pelanggan atau naik 19,1 persen.

KA Ekonomi melayani 14.173.952 pelanggan atau meningkat 7,5 persen.

KA Lokal Ekonomi mencatat 3.643.146 pelanggan atau tumbuh 13,9 persen.

Anne mengatakan, "Komposisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan pelanggan sangat beragam. Ada pelanggan yang membutuhkan perjalanan jarak jauh, ada pula yang mengandalkan KA Lokal untuk aktivitas harian dan perjalanan antarkota yang lebih dekat."

KAI mencatat pertumbuhan pelanggan terjadi di seluruh wilayah operasional.

Di Pulau Jawa, Daop 1 Jakarta melayani 4,9 juta pelanggan, Daop 6 Yogyakarta 3,17 juta pelanggan, dan Daop 4 Semarang 2,93 juta pelanggan.

Di Sumatra, Divre I Sumatera Utara melayani 1,15 juta pelanggan, Divre II Sumatera Barat 915 ribu pelanggan, Divre III Palembang 500 ribu pelanggan, dan Divre IV Tanjungkarang 564 ribu pelanggan.

Pertumbuhan tertinggi di Sumatra terjadi di Divre IV Tanjungkarang sebesar 17,7 persen.

Anne mengatakan, "Di Sumatra, kereta api memiliki karakter layanan yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat daerah. Pertumbuhan pelanggan di Divre menunjukkan bahwa layanan ini terus relevan sebagai penghubung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat."

Sejumlah kereta jarak jauh seperti KA Jayakarta, KA Kertajaya, KA Logawa, KA Ambarawa Ekspres, KA Malabar, dan KA Ranggajati menjadi layanan dengan volume pelanggan tertinggi selama periode Januari-Mei 2026.

Pada Mei 2026 saja, KAI melayani 5.154.293 pelanggan atau meningkat 15,6 persen dibandingkan Mei 2025.

Rata-rata jumlah pelanggan pada bulan tersebut mencapai 166.268 orang per hari.

Anne menegaskan KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan aspek keselamatan operasional, keandalan sarana, kebersihan stasiun dan kereta, serta kemudahan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI.

Ia mengatakan, "KAI akan terus menjaga kereta api sebagai transportasi publik yang aman, nyaman, terjadwal, dan relevan bagi masyarakat. Pertumbuhan pelanggan menjadi semangat bagi kami untuk memperkuat keterhubungan antardaerah dan menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan pelanggan."

Penulis :
Ahmad Yusuf