
Pantau - Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, menegaskan pemerintah terus mendukung penguatan koperasi yang dibentuk masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempercepat penurunan kemiskinan saat meninjau Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani di Desa Rarang, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Apresiasi Pengelolaan Koperasi dan Semangat Gotong Royong
Farida mengatakan perjuangan membangun Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani menjadi contoh inspiratif, terutama bagi para ibu rumah tangga.
"Perjuangan membangun koperasi ini sangat inspiratif, terutama bagi para ibu rumah tangga," ungkapnya.
Ia memberikan apresiasi kepada pengurus dan anggota koperasi yang dinilai mampu menunjukkan keberdayaan melalui semangat gotong royong, pelaksanaan program koperasi yang sehat, serta penyelenggaraan rapat anggota tahunan yang bersih.
"Hal ini menunjukkan bahwa pengurus koperasi amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai pemilik sekaligus pengelola," ujarnya.
Farida juga menyampaikan terima kasih karena koperasi yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Koperasi mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam penyediaan pinjaman modal, tetapi juga melalui pemberdayaan masyarakat.
"Saya berharap masyarakat masih mempercayai koperasi di tengah maraknya pinjaman online ilegal," katanya.
Menurut Farida, memilih koperasi di era digital berarti memilih sistem yang sehat dan patuh terhadap aturan.
Ia menegaskan terdapat dua kunci utama agar koperasi berkembang menjadi besar, yaitu pengurus yang amanah dan anggota yang memiliki kepercayaan penuh terhadap pengelolaan dana untuk pemberdayaan.
Farida menilai Koperasi Karya Terpadu Madani telah memiliki kedua unsur tersebut dengan modal atau aset yang kini mencapai lebih dari Rp16,5 miliar.
Tekankan Literasi Keuangan dan Dukung Program Daerah
Farida juga menekankan pentingnya literasi keuangan bagi masyarakat, termasuk ibu rumah tangga, agar tidak mudah tergiur pinjaman online ilegal maupun berbagai bentuk penipuan.
"Pemahaman tentang tata kelola keuangan sangat penting agar masyarakat tidak mudah tergoda oleh pinjaman online ilegal dan tidak mudah tertipu," tuturnya.
Ia berharap para anggota koperasi dapat membagikan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan kepada masyarakat lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM Juaini Taofik, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamenkop dan memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Salah satu program tersebut adalah percepatan akses keuangan daerah yang berhasil meraih juara 1 tingkat nasional.
"Kami memiliki program unggulan bernama Lombok Timur berkembang, yaitu program pemberian kredit tanpa bunga yang bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat dan memberantas praktik rentenir. Nilai-nilai kawasan bebas riba ini terus kami kembangkan," ungkapnya.
- Penulis :
- Gerry Eka





