
Pantau - Kantor Staf Presiden (KSP) mempercepat koordinasi pembangunan fasilitas Compressed Natural Gas (CNG) Mother Station di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, guna mendukung ketahanan energi nasional sekaligus membuka lapangan kerja.
KSP Targetkan Proyek Strategis Nasional Rampung Tahun Ini
"Saya dengan jajaran menyelesaikan koordinasi untuk pembangunan Mother Station CNG yang rencana akan dibangun di Tanjung Enim. Memang ada beberapa permasalahan, namun karena semua sepakat bahwa demi bangsa dan negara dan ini merupakan proyek nasional, program strategis nasional yang harus kita kembangkan," ungkap Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Dudung menjelaskan masih terdapat sejumlah aspek administrasi yang perlu diselesaikan, termasuk penyesuaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), namun seluruh pihak telah berkomitmen mempercepat penyelesaiannya sesuai ketentuan.
"Di dalam penyelesaian administrasi itu sendiri, karena ini harus segera, target sesuai dengan tahun ini, maka proyek ini akan segera dikerjakan," ujarnya.
KSP menyatakan koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden agar Program Strategis Nasional dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Dudung, pembangunan Mother Station CNG di Tanjung Enim diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
PGN Siap Dukung Optimalisasi Gas Domestik
Direktur Utama PT PGN Arief K. Risdianto menyatakan dukungan KSP menjadi faktor penting dalam pengembangan gas domestik, khususnya proyek Coalbed Methane (CBM) Tanjung Enim dan infrastruktur penyaluran di Pagardewa.
"Dengan infrastruktur dan pengalaman yang dimiliki PGN sebagai Subholding Gas Pertamina, kami siap menjalankan peran sebagai penghubung antara potensi pasokan gas domestik dengan kebutuhan energi nasional," ungkap Arief.
Arief menambahkan PGN siap memberikan manfaat bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap perekonomian daerah melalui koordinasi yang lebih efektif bersama seluruh pemangku kepentingan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





