
Pantau - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengekspor daun bambu kering ke Inggris guna meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah di pasar internasional.
Kepala Karantina Kepulauan Bangka Belitung Herwintarti mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan komoditas ekspor memenuhi seluruh persyaratan negara tujuan.
Ia mengungkapkan, "Pendampingan ini untuk memastikan daun bambu kering sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan negara tujuan ekspor."
Berdasarkan data hingga Juni 2026, Karantina Kepulauan Bangka Belitung telah mendampingi ekspor daun bambu kering sebanyak 122 kilogram ke Inggris.
Herwintarti menegaskan pihaknya siap membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha agar mampu bersaing di pasar global dengan produk yang memenuhi standar kesehatan, mutu, dan kualitas.
Ia mengatakan, "Kami siap mengawal dan membantu pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya secara kompetitif, berdaya saing dengan produk berstandar kesehatan dan jaminan mutu serta kualitas yang sesuai peraturan berlaku."
Karantina Permudah Layanan Ekspor Terpadu
Karantina Kepulauan Bangka Belitung bersama instansi terkait menerapkan layanan ekspor terpadu di wilayah perbatasan agar proses ekspor menjadi lebih mudah dan efisien bagi masyarakat maupun pelaku UMKM.
Herwintarti mengungkapkan, "Kami siap memberikan pelayanan dan informasi bahwa sistem permohonan ekspor ini cukup satu kali yang selanjutnya akan dilayani secara bersama-sama dengan instansi terkait lainnya."
Dorong Komoditas Baru Tembus Pasar Ekspor
Selain mendampingi ekspor daun bambu, Karantina Kepulauan Bangka Belitung juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan berbagai komoditas baru yang berpotensi menembus pasar internasional.
Herwintarti mengatakan, "Kita terus mendorong pelaku UMKM menggali potensi ekspor komoditas-komoditas baru lainnya yang tidak membutuhkan prosesing rumit, mudah dicari, ditemukan dan semua elemen masyarakat ikut berwirausaha mengembangkan produk baru tersebut, seperti daun bambu, daun ketapang, manggis dan buah cemara laut yang banyak terdapat di Provinsi Kepulauan Babel ini."
Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas peluang ekspor sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





