
Pantau - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor produksi mencapai 64,78 persen per 22 Juli 2026, meningkat dibandingkan capaian tahun 2025 sebesar 60,7 persen dan mendekati target 65 persen yang ditetapkan pemerintah untuk tahun ini.
Sekretaris Kementerian UMKM Loto Srinaita Ginting menyampaikan capaian tersebut dalam acara Economic Briefing 2026 di Jakarta, Jumat (24 Juli 2026).
Ia mengatakan, "Artinya memang efektif sekali dorongan kebijakan, ya. Dorongan regulasi kebijakan untuk mengarahkan sektor-sektor itu ke mana."
Kebijakan Penyaluran KUR Mulai Mengubah Arah Pembiayaan
Loto menjelaskan bahwa selama ini porsi terbesar penyaluran KUR umumnya berada pada sektor perdagangan.
Karena itu, pemerintah melakukan intervensi melalui kebijakan penyaluran KUR agar lebih banyak mengalir ke sektor produksi.
Pada tahun 2025, pemerintah menetapkan kebijakan bahwa minimal 60 persen dari total penyaluran KUR harus disalurkan kepada UMKM di sektor produksi.
Target tersebut berhasil dicapai pada tahun 2025.
Untuk tahun 2026, pemerintah kembali menaikkan target penyaluran KUR ke sektor produksi menjadi 65 persen.
Hingga 22 Juli 2026, realisasi penyaluran KUR ke sektor produksi telah mencapai 64,78 persen atau mendekati target yang ditetapkan.
Loto mengungkapkan, "Nah, itu (target 2025) bisa tercapai. Kemudian, untuk 2026, targetnya 65 persen sektor produksi bisa tercapai. Sekarang sudah ke arah 65 persen, yaitu sekitar 64 persen sekarang."
Menurut Loto, capaian tersebut menunjukkan bahwa keberpihakan pemerintah melalui kebijakan mampu memengaruhi arah penyaluran Kredit Usaha Rakyat.
Realisasi Penyaluran dan Target Debitur Terus Bertambah
Kementerian UMKM menargetkan total penyaluran KUR pada tahun 2026 sebesar Rp295 triliun.
Sebanyak 65 persen dari target tersebut diarahkan untuk sektor produksi.
Hingga 22 Juli 2026, realisasi total penyaluran KUR telah mencapai Rp169,07 triliun.
Dari jumlah tersebut, sebesar Rp109 triliun disalurkan ke sektor produksi atau setara dengan 64,78 persen dari total realisasi penyaluran KUR.
Selain target penyaluran dana, Kementerian UMKM juga menargetkan 1.372.311 debitur baru dan 1.105.793 debitur graduasi pada tahun 2026.
Berdasarkan data Kementerian UMKM per Mei 2026, jumlah debitur baru telah mencapai 1.147.082 orang atau setara 83,5 persen dari target tahun 2026.
Pada periode yang sama, jumlah debitur graduasi telah mencapai 511.208 orang atau setara 46,2 persen dari target.
Menutup pernyataannya, Loto mengatakan, “Jadi, sekali lagi kami menyatakan bahwa UMKM bisa.”
- Penulis :
- Shila Glorya





