HOME  ⁄  Ekonomi

Rata-rata Pengeluaran Wisatawan Asing di Indonesia Naik 7,17 Persen pada Triwulan II-2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Rata-rata Pengeluaran Wisatawan Asing di Indonesia Naik 7,17 Persen pada Triwulan II-2026
Foto: Pada periode Januari hingga Juli 2026, jumlah pelanggan WNA mencapai 78.400 orang. Stasiun Gambir menjadi pintu keberangkatan favorit wisatawan mancanegara (sumber: KAI Daop 1 Jakarta)

Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) per kunjungan pada triwulan II-2026 mencapai 1.285 dolar Amerika Serikat (AS), meningkat sekitar 7,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 1.199 dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan, "Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan mencapai 1.285 dolar AS. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan rata-rata pengeluaran pada triwulan I tahun 2026, tetapi mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan triwulan II di tahun yang lalu atau tahun 2025."

Komposisi Belanja Wisatawan Masih Didominasi Akomodasi

BPS mencatat porsi pengeluaran terbesar wisatawan mancanegara pada triwulan II-2026 masih dialokasikan untuk akomodasi sebesar 37,21 persen dari total belanja.

Pos pengeluaran terbesar berikutnya adalah makanan dan minuman dengan kontribusi 19,81 persen.

Belanja dan cendera mata menempati urutan selanjutnya dengan porsi sebesar 11,04 persen dari total pengeluaran wisatawan mancanegara.

Lama Tinggal Menurun, Pola Konsumsi Bergeser

BPS juga mencatat rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara di Indonesia pada triwulan II-2026 mencapai 10,30 malam.

Durasi tersebut lebih singkat dibandingkan triwulan I-2026 yang mencapai 10,83 malam.

Penurunan lama tinggal mengindikasikan wisatawan asing menghabiskan waktu lebih sedikit selama berlibur di Indonesia.

Meski demikian, terjadi perubahan pola konsumsi wisatawan mancanegara pada triwulan II-2026.

Proporsi pengeluaran untuk hiburan meningkat dibandingkan triwulan I-2026.

Pengeluaran untuk sewa kendaraan juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Belanja untuk penerbangan domestik turut meningkat pada triwulan II-2026.

Peningkatan pengeluaran untuk hiburan, sewa kendaraan, dan penerbangan domestik menunjukkan wisatawan asing tidak hanya mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan dasar selama berlibur, tetapi juga semakin banyak membelanjakan dana untuk menjelajahi berbagai destinasi dan melakukan perjalanan ke sejumlah daerah di Indonesia.

Penulis :
Arian Mesa