
Pantau - Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) mendorong pengusaha muda memanfaatkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) untuk menjadi eksportir dan menembus pasar Eropa.
Ketua Umum BPP KAPMI Muliansyah Abdurrahman menilai perjanjian tersebut membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia untuk memperluas bisnis ke pasar internasional.
"Pengusaha muda adalah pasukan garda depan kita. IEU-CEPA ini adalah 'tiket emas' bagi mereka," ujar Muliansyah kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Sektor Digital hingga Produk Hijau Berpeluang Masuk Eropa
Muliansyah mengatakan peluang IEU-CEPA dapat dimanfaatkan pelaku usaha muda pada sektor digital dan jasa kreatif karena hambatan perdagangan jasa dengan Uni Eropa akan berkurang.
Kemampuan anak muda Indonesia dalam bidang gim, animasi, desain, dan aplikasi dinilai dapat menjadi modal untuk membawa perusahaan rintisan Indonesia memasuki pasar Eropa.
"Di sektor produk hijau dan berkelanjutan. Eropa sangat butuh produk ESG. Pengusaha muda bisa ambil peluang di produk fesyen ramah lingkungan, makanan organik, kosmetik halal dan teknologi energi baru terbarukan. Ini selaras dengan visi Presiden Prabowo soal ketahanan energi dan lingkungan," katanya.
IEU-CEPA juga membuka peluang kolaborasi melalui usaha patungan dan program magang yang memungkinkan pengusaha muda mempelajari teknologi dari Eropa untuk kemudian diterapkan dalam pengembangan industri di Indonesia.
"Pesan saya dan KAPMI yakni, jangan hanya jadi penonton. Manfaatkan IEU-CEPA untuk menjadi eksportir, bukan sekadar reseller," kata Muliansyah.
IEU-CEPA Ditargetkan Berlaku Awal 2027
Pemerintah menargetkan dokumen IEU-CEPA rampung ditandatangani pada Oktober 2026 sebelum kerangka kerja sama perdagangan tersebut menjalani proses pembahasan di parlemen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menerbitkan Peraturan Presiden agar IEU-CEPA menjadi prioritas dalam pembahasan di DPR RI.
Setelah aturan turunan berupa Peraturan Pemerintah diterbitkan, IEU-CEPA diharapkan mulai berlaku pada awal 2027.
Airlangga menilai implementasi IEU-CEPA dapat menjadi game changer bagi Indonesia karena memperluas akses pasar bagi kedua pihak sekaligus membuka potensi investasi baru dari Uni Eropa ke Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



