HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian PU Kerahkan Tangki dan Hidran Air, Kekeringan Jawa Tengah Berdampak pada 184 Ribu Warga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementerian PU Kerahkan Tangki dan Hidran Air, Kekeringan Jawa Tengah Berdampak pada 184 Ribu Warga
Foto: (Sumber :Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Jawa Tengah (Jateng) dengan menyiapkan 16 unit mobil tangki air dan 105 unit hidran umum. ANTARA/HO-Kementerian PU.)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Jawa Tengah dengan menyiapkan 16 mobil tangki air dan 105 hidran umum.

Sebanyak sembilan mobil tangki dan 12 hidran umum telah dimobilisasi ke sejumlah wilayah melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Langkah tersebut dilakukan saat kekeringan telah meluas sedikitnya ke 24 kabupaten/kota dan berdampak pada sekitar 184 ribu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Kementerian PU Mobilisasi Sarana Air Bersih

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan kekeringan perlu dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu untuk menjaga kebutuhan masyarakat dan produktivitas pertanian.

“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.

Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah, sarana air bersih dimobilisasi secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.

Setiap mobil tangki memiliki kapasitas 4.000 liter, sedangkan masing-masing hidran umum mampu menampung 2.000 liter air.

Mobil tangki telah disalurkan ke Kabupaten Jepara, Sragen, Tegal, Cilacap, Blora, Banjarnegara, dan Pekalongan.

Kabupaten Tegal dan Banjarnegara masing-masing mendapatkan dukungan dua mobil tangki.

Sebanyak 12 hidran umum juga telah digunakan di Kabupaten Pemalang sebanyak dua unit, Banjarnegara delapan unit, dan Cilacap dua unit.

Kekeringan Meluas hingga 24 Kabupaten dan Kota

Di Kabupaten Banjarnegara, distribusi air telah dilakukan di 11 lokasi, termasuk Dusun Kempyang, Dusun Karanggedang, Desa Jalatunda, Desa Wiramastra, Desa Linggasari, Desa Gemuruh, Desa Serang, Desa Kebutuhjurang, dan Desa Karanganyar.

Berdasarkan laporan penanganan, distribusi air di lokasi tersebut mencapai 108.000 liter untuk 669 kepala keluarga atau 4.638 jiwa.

Data BPBPK Jawa Tengah pada Agustus 2026 menunjukkan kekeringan telah meluas sedikitnya ke 24 kabupaten/kota dan berpotensi mengancam hingga 32 daerah.

Kondisi tersebut menyebabkan sekitar 184 ribu warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar sarana air bersih dapat segera dikerahkan ke daerah yang membutuhkan selama periode kekeringan.

Penulis :
Ahmad Yusuf