HOME  ⁄  Ekonomi

Pemprov DKI Tawarkan 37 Proyek Strategis Senilai Rp115 Triliun, Pramono Ajak Investor Tanam Modal di Jakarta

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemprov DKI Tawarkan 37 Proyek Strategis Senilai Rp115 Triliun, Pramono Ajak Investor Tanam Modal di Jakarta
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo usai menghadiri Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2026 di Jakarta Selatan, Jumat 28/8/2026 (sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menawarkan 37 proyek investasi strategis dengan total nilai indikatif sekitar Rp115 triliun kepada investor melalui Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2026 di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara langsung mengajak para investor untuk menanamkan modal di Jakarta dengan menawarkan berbagai potensi dan proyek strategis yang tengah disiapkan pemerintah daerah.

"Saya sebagai Gubernur mengajak Anda dan berharap Anda berinvestasi di Jakarta. Jakarta akan memberikan cuan," kata Pramono.

Jakarta Perkuat Daya Saing di Tengah Perubahan Ekonomi Global

Pramono menjelaskan Jakarta saat ini berada di tengah berbagai perubahan perekonomian global, termasuk pergeseran pola perdagangan dan pergerakan modal yang semakin selektif dalam menentukan tujuan investasi.

Jakarta juga menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan berbagai kota lain dalam menarik investasi sehingga pembenahan dinilai perlu terus dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan daya saing.

Pemprov DKI Jakarta memilih memperkuat berbagai potensi dan keunggulan yang telah dimiliki sekaligus membangun fondasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

"Kami memilih untuk terus bergerak, memperkuat apa yang kita miliki saat ini sambil membangun landasan untuk pertumbuhan berkelanjutan di masa depan," ungkap Pramono.

Dalam JIF Summit 2026, Pramono turut memaparkan kondisi perekonomian Jakarta yang dinilai cukup kuat dengan pertumbuhan sebesar 5,52 persen pada semester I 2026.

Pertumbuhan tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama.

Pada semester I 2026, tingkat inflasi Jakarta juga berada pada angka 2,5 persen.

Realisasi investasi di Jakarta pada periode tersebut mencapai Rp173,6 triliun atau setara dengan sekitar 10,5 miliar dolar AS.

Peringkat Global Jakarta Naik, Kepercayaan Pasar Diklaim Terjaga

Pramono juga menyoroti posisi Jakarta dalam persaingan kota-kota global yang mengalami peningkatan berdasarkan Kearney Global City Index.

Dalam indeks tersebut, peringkat Jakarta meningkat dari posisi 74 menjadi posisi 71.

Menurut Pramono, sejumlah indikator ekonomi dan peningkatan peringkat tersebut menunjukkan Jakarta tetap memiliki ketahanan ekonomi sekaligus memperoleh kepercayaan dari pasar.

"Angka-angka ini memberi tahu kita sesuatu yang penting, Jakarta tetap tangguh dan pasar terus memiliki kepercayaan terhadap kota ini," kata Pramono.

Ia menilai kepercayaan pasar tersebut tidak boleh berhenti pada capaian indikator ekonomi, tetapi perlu diterjemahkan menjadi peluang investasi jangka panjang.

Pemprov DKI Jakarta karena itu menyiapkan berbagai proyek strategis di sejumlah sektor yang kemudian dihimpun dalam portofolio investasi untuk ditawarkan kepada investor melalui JIF Summit 2026.

Secara keseluruhan, portofolio investasi tersebut mencakup 37 proyek strategis yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

"Kami dengan bangga mempersembahkan portofolio 37 proyek investasi strategis di seluruh Jakarta, dengan total nilai investasi indikatif sekitar Rp115 triliun," ujar Pramono.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026