HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI Makassar, Antrean BBM Mulai Landai

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pertamina Tambah SPBU Modular di CPI Makassar, Antrean BBM Mulai Landai
Foto: Ilustrasi - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menghadirkan empat layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) modular (sumber: Humas Pertamina Patra Niaga)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga menambah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), sekitar Masjid 99 Kubah, Makassar, untuk menambah titik pelayanan sekaligus membantu mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo menyatakan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Makassar mulai semakin landai.

Meski demikian, Pertamina Patra Niaga tetap memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian BBM, pengoperasian SPBU selama 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM tetap berjalan setiap hari.

“Kami melihat kondisi antrean di sejumlah SPBU Makassar hari ini semakin landai. Kami terus memperkuat pelayanan melalui penambahan titik pengisian, pengoperasian SPBU 24 jam, penambahan nozzle dan operator, serta memastikan distribusi BBM terus berjalan,” ungkap Okky.

SPBU Modular CPI Layani Pertalite untuk Kendaraan Roda Dua

Penempatan SPBU modular di CPI merupakan hasil kolaborasi Pertamina Patra Niaga dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menambah titik pelayanan pengisian BBM bagi masyarakat Makassar.

Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mengurangi konsentrasi kendaraan yang selama ini menumpuk di SPBU eksisting.

Satgas Layanan BBM yang beroperasi di CPI secara khusus menyediakan Pertalite bagi kendaraan roda dua.

Kendaraan roda dua umum yang melakukan pengisian BBM di titik tersebut diberlakukan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan.

Ketentuan ganjil-genap tidak berlaku bagi kendaraan yang digunakan pengemudi ojek online (ojol).

Setiap kendaraan diperbolehkan mengisi BBM maksimal tiga liter.

Pembayaran dapat dilakukan menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC) maupun secara tunai.

25 SPBU Beroperasi 24 Jam, Nozzle dan Operator Ditambah

Selain menghadirkan SPBU modular di CPI, Pertamina Patra Niaga melakukan rekonfigurasi SPBU untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.

Pertamina turut menambah jumlah nozzle dan operator guna mempercepat pelayanan terhadap kendaraan yang datang untuk mengisi BBM.

Sebanyak 25 SPBU juga dioperasikan selama 24 jam untuk memperluas waktu pelayanan kepada masyarakat.

Distribusi BBM terus dilakukan setiap hari untuk menjaga ketersediaan pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat sekaligus mempertahankan kelancaran pelayanan di SPBU.

Direktur Utama Pertamina Pantau Kondisi di Makassar

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri turut hadir langsung di Makassar untuk memantau kondisi di lapangan.

Kehadiran Simon dilakukan untuk memastikan berbagai langkah penanganan persoalan BBM dan penguatan pelayanan berjalan serta memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan di lapangan.

Melalui pemantauan langsung tersebut, kebutuhan penanganan yang ditemukan di lapangan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti bersama para pemangku kepentingan di daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut mendukung penanganan persoalan BBM dengan menyediakan lokasi titik pelayanan tambahan serta fasilitas pendukung yang dibutuhkan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau perkembangan kondisi di berbagai SPBU serta mengevaluasi kualitas pelayanan dan distribusi BBM berdasarkan situasi di lapangan.

Koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan para pemangku kepentingan terkait juga akan dilanjutkan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih lancar dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu akibat antrean panjang di SPBU.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026