
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) memangkas pelemahan pada perdagangan Senin (14/9/2026) setelah pelaku pasar merespons positif pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan.
IHSG yang sempat tertekan hingga 2,5 persen akhirnya ditutup hanya melemah 0,10 persen ke posisi 6.534,69.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan dalam indeks LQ45 justru menguat 9,31 poin atau 1,43 persen menjadi 659,03.
Pasar Merespons Pelantikan Suahasil Nazara
Pengamat Pasar Modal Elandry Pratama menilai respons pasar terhadap pelantikan Suahasil cukup positif karena rekam jejaknya dalam pengelolaan fiskal dan pengalamannya di lingkungan Kementerian Keuangan.
"Pasar tampaknya merespons cukup positif karena Suahasil Nazara merupakan figur yang sudah sangat familiar dengan pengelolaan fiskal dan struktur Kementerian Keuangan, sehingga ada ekspektasi continuity kebijakan tetap terjaga,” ungkap Elandry.
Menurut Elandry, selera risiko atau risk appetite investor mengalami perbaikan cukup signifikan sepanjang perdagangan.
Perbaikan itu terlihat dari IHSG yang sempat melemah hingga 2,5 persen, tetapi mampu memangkas sebagian besar koreksi dan berakhir turun hanya 0,10 persen.
Meski demikian, Elandry mengingatkan bahwa perubahan arah IHSG tidak dapat sepenuhnya dikaitkan dengan reshuffle atau pergantian Menteri Keuangan.
Sentimen perdagangan saham pada hari tersebut juga dipengaruhi berbagai faktor global serta pergerakan harga komoditas.
Investor Menanti Kebijakan Fiskal Menteri Keuangan Baru
Setelah pelantikan Suahasil, pelaku pasar akan mencermati arah kebijakan fiskal pemerintah, terutama terkait disiplin fiskal, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta pengelolaan utang.
Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter setelah pergantian Menteri Keuangan juga menjadi salah satu perhatian investor.
Menurut Elandry, arah kebijakan tersebut akan berpengaruh terhadap kemampuan pemerintah dalam mempertahankan kepercayaan investor.
"Ke depan, pasar akan lebih melihat bagaimana arah kebijakan fiskal pemerintahan setelah pergantian ini dan apakah mampu menjaga confidence investor,” kata Elandry.
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan dalam seremoni di Istana Negara, Jakarta, pada Senin.
Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan.
Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029 yang ditetapkan Presiden Prabowo pada 14 September 2026.
Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil memiliki pengalaman panjang sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019 pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam Kabinet Indonesia Maju.
Kariernya berlanjut pada pemerintahan Presiden Prabowo setelah kembali dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 21 Oktober 2024 dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
IHSG Sempat Tertekan hingga 2,5 Persen
Pada perdagangan Senin, IHSG dibuka melemah dan bertahan di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama.
Memasuki sesi kedua, IHSG masih berada di zona merah sebelum akhirnya memangkas koreksi secara signifikan menjelang penutupan perdagangan.
Berdasarkan data sektoral IDX-IC yang tercantum dalam laporan perdagangan, disebutkan tiga sektor menguat dan delapan sektor melemah.
Namun, rincian yang ditampilkan mencatat sektor keuangan turun 0,74 persen, sektor industri melemah 0,40 persen, dan sektor barang konsumen primer turun 0,02 persen.
Sektor kesehatan mencatat pelemahan paling dalam sebesar 2,15 persen, disusul sektor energi yang turun 1,49 persen dan sektor infrastruktur yang melemah 1,45 persen.
Saham yang mencatat kenaikan harga terbesar antara lain SEMA, LAPD, MPIX, ALKA, dan FORU.
Sebaliknya, saham dengan pelemahan harga terbesar meliputi EMAS, ASLI, SRAJ, BYAN, dan LUCY.
Frekuensi perdagangan saham sepanjang hari mencapai 2,101 juta kali transaksi dengan volume sebanyak 34,25 miliar lembar saham.
Nilai transaksi perdagangan tercatat mencapai Rp17,98 triliun.
Sebanyak 229 saham menguat, 455 saham melemah, sedangkan 279 saham tidak mengalami perubahan harga.
Bursa Asia Bergerak Variatif
Pergerakan bursa saham regional Asia pada perdagangan Senin berlangsung variatif.
Indeks Nikkei melemah 0,58 persen menjadi 63.641,00 dan indeks Shanghai turun 0,07 persen menjadi 3.885,33.
Indeks Hang Seng menguat 0,45 persen menjadi 24.917,60, sedangkan indeks Kospi melemah 0,07 persen menjadi 6.684,37.
Sementara itu, indeks Straits Times menguat 0,32 persen menjadi 5.714,37.
- Penulis :
- Leon Weldrick




