HOME  ⁄  Ekonomi

Bitcoin Sempat Tembus 87.200 Dolar AS, Indodax Sebut Sentimen Pasar Kripto Menguat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bitcoin Sempat Tembus 87.200 Dolar AS, Indodax Sebut Sentimen Pasar Kripto Menguat
Foto: (Sumber :ilustrasi - Mata uang kripto Bitcoin ditampilkan di Ankara, Turkiye, pada 8 Maret 2024. ANTARA/Mustafa Çiftç - Anadolu Agency / pri..)

Pantau - Harga Bitcoin (BTC) sempat menembus 87.200 dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini sebelum kembali bergerak di kisaran 85.000 hingga 86.000 dolar AS pada Selasa (22/9/2026).

Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian menilai penguatan Bitcoin dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari masuknya dana institusional, membaiknya sentimen pasar, hingga perkembangan regulasi aset digital di AS.

Data CoinMarketCap menunjukkan Bitcoin sempat mencapai level 87.200 dolar AS sebelum mengalami pergerakan harga kembali.

“Pergerakan Bitcoin kali ini tidak hanya didorong oleh satu faktor. Minat investor institusional kembali menguat, serta sentimen terhadap aset digital juga membaik,” ujar Aloysia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Kondisi Ekonomi Global Ikut Pengaruhi Bitcoin

Aloysia mengatakan membaiknya selera risiko di pasar global turut memberikan dorongan terhadap pergerakan aset kripto.

Penurunan harga minyak dinilai berpotensi meredakan tekanan inflasi yang selanjutnya dapat memperkuat sentimen terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.

Meski demikian, investor diminta tetap mewaspadai dinamika ekonomi global dan kebijakan suku bunga yang dapat memengaruhi arah pasar berikutnya.

Indodax menilai momentum penguatan Bitcoin dapat dimanfaatkan investor untuk memahami dinamika pasar dan faktor di balik pergerakan harga.

“Saat harga Bitcoin bergerak positif, investor sebaiknya tidak hanya melihat momentumnya, tetapi juga memahami konteks di balik pergerakan tersebut. Tetap lakukan riset mandiri dan tidak mengambil keputusan hanya karena harga sedang naik atau karena Fear of Missing Out (FOMO),” katanya pula.

Investor Diingatkan Waspadai Volatilitas

Investor dan trader juga diingatkan agar tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan momentum pergerakan harga dalam jangka pendek.

Penguatan harga yang tajam dapat berlangsung bersamaan dengan volatilitas tinggi sehingga manajemen risiko tetap diperlukan dalam bertransaksi.

Investor juga perlu mengelola posisi secara disiplin dan melakukan Do Your Own Research (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026