
Pantau - Pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pasar tradisional di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp5,82 miliar atau 60,61 persen dari target Rp9,6 miliar dalam APBD Perubahan 2026.
"Penerimaan sebesar Rp5,81 miliar tersebut berasal dari 13 pasar yang dikelola Pemkab Blora," kata Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora Fiqri Hidayat di Blora, Selasa, 29 September 2026.
Capaian tersebut menunjukkan penerimaan retribusi pasar terus berjalan hingga pemerintah daerah mengejar sisa target pada akhir 2026.
Target Retribusi Pasar Blora Meningkat
Target penerimaan retribusi pasar pada 2026 meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada 2025, sektor pasar ditargetkan menyumbang PAD sebesar Rp7,1 miliar dan realisasinya mencapai Rp7,7 miliar atau sekitar 108 persen dari target.
Menurut Fiqri, capaian penerimaan pada 2026 belum memasukkan potensi pendapatan dari Pasar Ngawen.
Pasar Ngawen hingga kini belum ditempati pedagang karena masih dalam proses pembangunan.
Selain mengoptimalkan retribusi, Dindagkop UKM Blora menyiapkan sejumlah inovasi untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pasar.
Parkir Elektronik Disiapkan di Dua Pasar
Salah satu inovasi yang disiapkan adalah penerapan parkir elektronik atau e-parking di Pasar Wulung dan Pasar Induk Cepu.
"Pasar Wulung dan Pasar Induk Cepu dalam waktu dekat kami pasang. Untuk Pasar Ngawen belum bisa dipastikan karena belum diserahkan kepada Pemkab Blora," katanya.
Fiqri mengatakan penerapan parkir elektronik di Pasar Sidomakmur dapat menjadi model untuk dikembangkan di pasar lain dengan mempertimbangkan potensi masing-masing pasar.
"Di Pasar Sidomakmur penerapan parkir elektronik cukup berhasil. Inovasi itu bisa diterapkan di pasar lainnya dengan melihat potensi di setiap pasar," katanya.
Optimalisasi pengelolaan dan penerapan sejumlah inovasi diharapkan dapat menjaga keberlangsungan pasar rakyat sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Blora.
"Kami berharap pasar rakyat tetap berkelanjutan. Kami juga terus berupaya menciptakan pasar yang nyaman sehingga masyarakat merasa nyaman berbelanja," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




