
Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu proses verifikasi mitra penyelenggara dan peserta Program Magang Nasional atau MagangHub.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan teknologi tersebut digunakan untuk menelaah informasi mitra dan peserta, termasuk kewajaran kuota hingga mendeteksi pola pendaftaran yang tidak lazim.
Pemanfaatan AI dilakukan karena Program Magang Nasional melibatkan mitra penyelenggara, lowongan, dan peserta dalam jumlah besar.
AI Telusuri Kewajaran Kuota Perusahaan
Dalam proses verifikasi mitra, AI membantu Kemnaker melihat keterkaitan antarkelompok perusahaan serta menilai kewajaran kuota magang berdasarkan kapasitas perusahaan.
“AI kita manfaatkan untuk membantu melihat apakah ada kelompok perusahaan yang berada dalam kendali satu operator, bagaimana bonafiditas perusahaan, dan apakah kuota yang diusulkan masih wajar dibandingkan dengan kapasitas perusahaan,” ujar Cris dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).
Analisis berbasis AI juga digunakan untuk menemukan pola dalam kumpulan informasi yang selanjutnya dapat ditelaah melalui proses pemeriksaan.
Seleksi Peserta MagangHub Ikut Gunakan AI
Pada proses seleksi peserta, AI membantu menelaah data pendaftar dan lowongan untuk menemukan pola yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Data yang dianalisis antara lain mencakup sebaran peserta, asal wilayah, serta kesesuaian program studi dengan lowongan yang tersedia.
“Dalam seleksi peserta, AI juga membantu kita melihat pola-pola yang tidak lazim, misalnya peserta pada suatu perusahaan terkonsentrasi dari alumni kampus tertentu, sebagian besar berasal dari luar wilayah perusahaan, atau program studinya tidak sesuai dengan lowongan yang tersedia,” kata Cris.
Cris menegaskan penggunaan AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan tahapan verifikasi dan pemeriksaan yang dilakukan sesuai mekanisme program.
“Hasil analisis AI menjadi salah satu bahan bagi proses pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar dia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




