HOME  ⁄  Ekonomi

Inflasi Jakarta Capai 2,71 Persen pada September 2026, Beras hingga Bensin Jadi Penyumbang

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Inflasi Jakarta Capai 2,71 Persen pada September 2026, Beras hingga Bensin Jadi Penyumbang
Foto: Tangkapan layar - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Kamis 1/10/2026 (sumber: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan atau year on year (yoy) di Jakarta mencapai 2,71 persen pada September 2026 dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta transportasi menjadi sejumlah penyumbang utama.

Inflasi tahunan tersebut dihitung dengan membandingkan tingkat harga pada September 2026 dengan periode yang sama pada 2025.

“Secara tahunan, pada September 2026, inflasi di DKI Jakarta sebesar 2,71 persen. Kita bandingkan harga di September 2026 terhadap September tahun lalu,” kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto.

Beras hingga Daging Ayam Dorong Inflasi

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi tahunan sebesar 3,71 persen dengan andil 0,73 persen terhadap inflasi Jakarta pada September 2026.

Daging ayam ras menjadi salah satu komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi kelompok tersebut sebesar 0,19 persen.

“Dengan komoditas yang memberikan inflasi terbesar, yaitu daging ayam ras (andil 0,19 persen),” ungkap Kadarmanto.

Selain daging ayam ras, beras tercatat memberikan andil inflasi sebesar 0,20 persen, sedangkan minyak goreng menyumbang 0,09 persen.

“Beras ini andilnya adalah 0,20 persen, dan minyak goreng yang pada akhirnya memberikan andil inflasi sebesar 0,09 persen,” kata Kadarmanto.

Bensin Sumbang Inflasi 0,46 Persen

Kelompok transportasi mencatat inflasi tahunan sebesar 4,65 persen dengan andil 0,63 persen terhadap inflasi Jakarta pada September 2026.

Bensin menjadi salah satu penyumbang utama dari kelompok transportasi dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,46 persen.

“Ini utamanya disumbang oleh komoditas bensin (dengan andil 0,46 persen),” ujar Kadarmanto.

Inflasi tahunan Jakarta sebesar 2,71 persen tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional pada September 2026 yang mencapai 3,28 persen.

Secara nasional, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi tahunan sebesar 1,28 persen.

Kelompok transportasi menyumbang 0,58 persen, sedangkan kelompok perawatan pribadi dan jasa pribadi lainnya memberikan andil sebesar 0,53 persen terhadap inflasi nasional.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026